1442 SD di Kab Bandung Gelar USBN

- Pewarta

Selasa, 23 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOREANG | Kontroversinews – Sebanyak 1442 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bandung menggelar ujian sekolah berbasis nasional (USBN) sejak Senin (22/4) hingga Rabu (24/4). Terdiri dari 1300 lebih SD Negeri dan 100 SD swasta. Total siswa mencapai 60.499 siswa yaitu 31 ribu lebih siswa laki-laki dan 29 ribu lebih siswa perempuan.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Adang Safaat, SPd, MM, mengungkapkan mata pelajaran yang akan diujikan tiga yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Total peserta yang akan mengikuti ujian mencapai 60 ribu lebih siswa.

“1400 lebih SD Negeri dan Swasta akan mengikuti USBN,” ujarnya saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (23/4).

Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Adang Safaat, SPd, MM
Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Adang Safaat, SPd, MM

Kepala Sekolah SDN Cincin 1, Hj. Lilis mengatakan jumlah siswa yang mengikuti USBN sebanyak 157 orang. Dengan delapan ruangan yang akan digunakan untuk ujian. Menurutnya, sejauh ini pelaksanaan berjalan lancar dan tidak memiliki kendala.

“Tahun kemarin peserta ujian 130 diswa dan lulus 100 persen. Yang melanjutkan ke SMP Negeri sekutar 70 persen, sisanya ke pesantren dan swasta,” katanya. Ia berharap pelaksanaan USBN bisa berjalan dengan lancar dan sesuai target.

Kepala SDN Cincin 3, Hj. Julaeha SPd, mengatakan sebanyak 130 siswa akan mengikuti USBN. Dengan jumlah siswa perkelas mencapai 20 orang. Sementara pengawas dua orang dalam satu kelas ujian.

Menurutnya, pihaknya mendorong agar siswa disiplin dan lebih baik dalam mengerjakan ujian. Sehingga tidak terjadi kebocoran. Tahun kemarin katanya kelulusan di SDN 3 Cincin sebanyak 100 persen dan melanjutkan ke SMP Negeri, Tsanawiyah.

Dirinya mengatakan permasalahan yang muncul saat ini mengenai zonasi sekolah. Sebab jumlah kuota di SDN 3 Cincin sedikit sehingga banyak yang ke sekolah lain.

Kepala Sekolah SDN Cincin 2, Lilis Nurhayati SPd mengatakan pihaknya menarget kan siswa lulus 100 persen dan melanjutkan ke sekolah negeri 100 persen. Namun karena permasalahan zonasi, banyak siswa yang memilih ke swasta.

“Kuota terbatas dengan jarak rumah lebih dari 1 Km,” katanya. (Lily Setia darma)

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru