Wali Kota Pontianak Setop Perkuliahan Tatap Muka

- Pewarta

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Edi Rusdi Kamtono. (ist)

Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Edi Rusdi Kamtono. (ist)

PONTIANAK (Kontroversinews.com) – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengambil langkah tegas dengan menghentikan perkuliahan tatap muka di seluruh kampus.

Hal ini dilakukan setelah terungkapnya klaster Covid-19 di kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Pontianak. “Perkuliahan tatap muka tidak digelar seiring diberlakukannya PPKM akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Kalbar,” kata Edi di Pontianak, Rabu (28/4/2021).

Edi mengatakan, para mahasiswa dan juga dosen Poltekkes Pontianak yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dikarantina di Upelkes Kalimantan Barat dan Rusunawa Nipah Kuning di Pontianak. Diberitakan sebelumnya 42 mahasiswa dan dosen Poltekkes Pontianak positif terjangkit Covid-19.

Hal itu terungkap saat dilakukan pemeriksaan terhadap mahasiswa yang akan mengikuti praktikum di rumah sakit. Dari 43 orang mahasiswa yang diperiksa, 42 orang ternyata positif.

“Ini sangat kita sesalkan karena ini kampus pendidikan kesehatan. Mereka dosen, mahasiswa dan direkturnya seharusnya sangat paham pola penyebaran virus corona ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson yang telah dikutip dari iNews. ***AS

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru