Update Covid-19 di Samosir, 48 Orang Terkonfirmasi Positif.

oleh -9 views

Update rilis perkembangan kasus infeksi Covid-19 yang diterima dari Dinas Kesehatan Samosir oleh Gugus Tugas Covid-19 Samosir hari ini, Senin (1/2/2021), pukul 14.00 Wib, terdapat penambahan 12 kasus baru dan nihil sembuh.

Demikian informasi dari WhatsApp Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Samosir Rohani Bakara, Senin (01/02/2021).

Rincian kasus yang disampaikannya antara lain, suspek nihil, probable berjumlah 1 orang, konfirmasi positif aktif berjumlah 48 orang, sembuh 81 orang, kemudian meninggal Dunia berjumlah 6 orang dan secara kumulatif di Kabupaten Samosir menjadi 135 kasus.

Berikut data 12 kasus baru:

1. Ra.S., (30/1/2021), Pr., 29 Tahun, Desa Paraduan, Kecamatan Ronggurnihuta, Isolasi Mandiri;

2. LMS, (30/1/2021), Pr., 29 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

3. MRS, (30/1/2021), Pr., 41 Tahun, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

4. TTS, (30/1/2021), Pr., 40 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

5. SWT, (30/1/2021), Pr., 31 Tahun, Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

Baca juga:

6. RG, (30/1/2021), Pr., 31 Tahun, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

7. NS, (30/1/2021), Pr., 56 Tahun, Kelurahan Pintu Sona, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

8. URS, (30/1/2021), Pr., 46 Tahun, Desa Sigaol Marbun, Kecamatan Palipi, Isolasi Mandiri;

9. SY, (30/1/2021), Pr., 39 Tahun, Desa Pardugul, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

10. DRM, (31/1/2021), Pr., 47 Tahun, Desa Pallombuan, Kecamatan Palipi, Isolasi Mandiri;

11. ENG, (31/1/2021), Pr., 39 Tahun, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri; dan

12. DSN, (31/1/2021), Pr., 38 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri.

 
Gugus Tugas Covid-19 Samosir lanjut Rohani berharap agar 48 terkonfirmasi positif aktif sembuh setelah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit. 

“Bagi seluruh warga Samosir, mari kita tetap melakukan protokol kesehatan agar kita dapat mencegah penularan yang lebih masif lagi,” katanya.(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *