Tawuran terjadi lagi di Cirebon

- Pewarta

Minggu, 21 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon | Kontroversinews- Tragedi adanya tawuran kembali terjadi, Tawuran kemabali terjadi di Cirebon , dimana warga masyarakat dari 2 Desa di Cirebon terlibat tawuran yang mengakibatkan warga terluka.Baik Luka-Luka Kena Panah ataupun kena paku. Beberapa Warga dua desa tersebut yaitu di Kecamatan Gunungjati dan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Dimana dikabarkan dua desa itu terlibat tawuran, Minggu (14/6/2020) pagi. Kedua kelompok warga itu saling serang menggunakan batu dan panah danydan bom molokop yang berakibat dari kejadian itu, sejumlah orang luka-luka terkena anak panah.

Salah satu korban, Sidik warga Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala mengalami luka di kepala dan tangan kanan terkena anak panah. Saat dibawa ke Rumah Sakit Gunungjati,anak panah berupa paku tampak masih tertancap di tangan.Korban lainnya, Muhana, warga Blok Sipalasa, Desa Purwawinangun terkena anak panah yang menancap di kepala. Aksi tawuran mulai pecah pada Minggu dini hari. Warga kedua desa itu saling serang menggunakan anak panah.Tawuran semakin meluas ke desa lainnya di Blok Karangbaru Desa Mertasinga dan Blok Larik Desa Sirnabaya Kec Gunung Jati serta Blok Pabean Desa Purwawinngun Kecamatan Suranenggala.”Tak sedikit rumah rumah yang terkena lemparan batu dan rusak. Banyak warga, terutama perempuan dan anak-anak ketakutan tak berani ke luar rumah di lokasi tawuran.

Kesigapan aparat Polresta Cirebon Kota pun diterjunkan satu peleton unit Sabhara dibantu Brimob untuk memecah konsentrasi massa,dan mengamankan lokasi supaya tidak terus melebar, guna mengatasi situasipun Polresta Cirebon Kota menerjunkan satu unit Dalmas dibantu Brimob. Sedangkan terkait ada tidaknya korban, kata Kapolsek Gunung Jati, AKP Maman Suherman, masalahmmasalah itu merangkum dan mengumpulkan data dan informasi dari lapangan sehingga belum bisa memberikan keterangan .”ungkapnya.(tim)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru