Tawuran Sarung di Tambun Utara Tewaskan Satu Orang, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan.

BEKASI Kontroversinews.com  Tawuran sarung atau perang sarung di Jalan Raya Tambun Utara, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi berujung maut di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam insiden ini,  menyebabkan seseorang dengan inisial DS (14) meninggal pada Selasa (5/4/2022) di pagi hari.

Korban mengalami luka akibat hantaman benda tumpul.

“Empat orang kami periksa, lalu dari empat orang tersebut dua kami tetapkan sebagai tersangka. Satu berumur dewasa, satu lagi berusia 17 tahun,” kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan.

Akhir dari pertarungan yang mematikan dimulai dengan perjanjian perang antara kelompok pelaku yang bertemu di dekat Musala dengan kelompok remaja lain.

Ketika Perang Sarong terjadi, seorang anggota kelompok pelaku dipukuli oleh sayatan tajam senjata, melepaskan kemarahan.

“Adik dari tersangka terkena sayatan senjata tajam, diduga sabetan celurit, kemudian pelaku bertemu dengan kelompok korban, lalu korban dipukuli hingga tersungkur,” katanya.

Polisi masih melakukan pendalaman atas kasus ini termasuk pencarian terhadap pelaku lain yang terlibat. “Kepada keluarga untuk bisa menyerahkan anak atau saudaranya supaya menyerahkan diri,” katanya.

Orang tua korban DA, Nurdin, menduga anaknya tewas setelah dikeroyok puluhan orang saat tawuran dengan luka parah di bagian kepala dan dada. Dokter rumah sakit terdekat merujuk korban ke RSUD Bekasi untuk penanganan lebih lanjut.

“Luka di bagian kepala terus sama dada akhirnya dirujuk ke RSUD Bekasi nah di situ anak saya sudah dinyatakan meninggal,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *