Sudah Merdeka, 8 Negara ini Belum Diakui Dunia

Ossetia Selatan/Ilustrasi

kontroversinews.com Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan sebuah organisasi antar bangsa yang terbesar di dunia dan mengakui 193 negara anggotanya. Hampir seluruh negara di dunia adalah anggota PBB.

Tapi, masih ada negara yang belum ditetapkan sebagai anggota lantaran belum diakui oleh semua negara. Selain harus mempunyai unsur de facto dan de jure, diakui oleh negara lain merupakan salah satu unsur terbentuknya negara yang berdaulat. Sejauh ini, ada beberapa negara yang dinyatakan belum mutlak diakui menjadi negara lantaran belum memenuhi seluruh syarat dan kewajiban utuh. Nah, berikut adalah ulasan mengenai negara yang tidak diakui dunia dari Theculturetrip.

Berikut 8 Negara yang Tidak Diakui Dunia:

1. Transnistria

Transnistria atau yang mempunyai nama resmi Republik Moldavia Pridnestrovian merupakan salah satu negara yang cukup dikenal, tapi belum diakui oleh dunia. Wilayah negara ini berbentuk sebidang tanah kecil yang berada di antara Ukraina dan Moldova. Transnistria menyatakan untuk berpisah dari Moldova usai perang singkat tahun 1992. Negara ini juga sudah mempunyai perbatasan, paspor, bendera, mata uang, sampai kemerdekaannya sendiri.

2. Abkhazia

Abkhazia sudah menetapkan Sokhumi menjadi ibu kota negara dan sudah mempunyai mata uang serta bahasa sendiri. Abkhazia sebetulnya sudah merdeka secara de facto dari tahun 2008. Namun, tahun 2017 dengan populasi mencapai 250.000 jiwa ini hanya diakui oleh Nauru, Russia, Nicaragua, dan Venezuela.

3. Ossetia Selatan

Ossetia Selatan merupakan salah satu negara yang tidak diakui dunia dan PBB hanya mengakui sebagai bagian dari Georgia. Tempat ini hanya mempunyai populasi yang mencapai 50.000 jiwa dengan ibu kota yang berada di Tskhinvali. Ossetia Selatan pernah mendeklarasikan kemerdekaan Georgina tahun 1991, tapi hal ini ditolak oleh Georgia.  Georgia tidak memberikan otonomi kepada Ossetia Selatan yang mengakibatkan terjadinya perang antara tahun 1991 sampai 1992. Meski negara ini sudah mendapatkan kemerdekaan secara de facto tahun 2008. Tapi, sampai saat ini Ossetia Selatan masih diakui menjadi bagian dari negara Georgia oleh seluruh dunia.

4. Taiwan

Taiwan belum dianggap sebagai sebuah negara oleh PBB walaupun negara ini sudah memproklamirkan menjadi negara yang merdeka. Tiongkok menganggap Taiwan yang pemerintahannya dibentuk melalui demokratis menjadi sebuah provinsi, dan menunggu penyatuan kembali Pulau Taiwan dengan Tiongkok.

Akan tetapi, Taiwan sudah menyatakan kemerdekaannya dan menyatakan sebagai negara yang berbeda. Dengan begitu, hanya ada sekitar 25 negara yang mengakui Taiwan sebagai salah satu negara yang merdeka.

5. Somaliland Somaliland pertama kali mengumumkan bahwa negaranya sudah merdeka sejak tahun 1991. Tapi sayang, negara ini masih menjadi salah satu negara yang tidak diakui dunia. Bahkan, Somaliland tidak pernah diakui kedaulatannya secara de jure. Walaupun demikian, Somaliland berhasil menjadi negara yang kaya dan mempunyai Somalia lantaran bantuan clan yang begitu berpengaruh di sana.

6. Palestina

Palestina adalah salah satu negara yang masih menjadi incaran perang Israel. Palestina juga masih menjadi negara yang tidak diakui dunia walaupun sudah ada 132 negara anggota PBB yang mendukung kemerdekaannya. Bahkan, hingga saat ini status politik Palestina masih dalam perdebatan di dunia internasional. PBB hanya mengakui negara ini sebagai sebuah entitas non anggota yang bersifat pengamat.

7. Sahara Barat

Negara yang tidak diakui dunia ini juga berbatasan dengan Aljazair dan Mauritania yang merupakan bagian dari Gurun Sahara. Sampai saat ini, Sahara Barat sudah dihuni oleh 500.000 jiwa yang sebagian besar berada di kota El Aaiun. Negara ini pernah diklaim oleh Maroko, tapi ditolak oleh semua negara anggota PBB. Dengan demikian, negara ini sampai sekarang masih menjadi wilayah sengketa.

8. Kosovo

Negara ini berada di sebelah tenggara Eropa, Kosovo menjadi salah satu negara yang tidak diakui dunia. Negara ini awalnya berada di Provinsi Serbia, tapi sejak Februari tahun 2008 secara sepihak Kosovo menyatakan bahwa dirinya adalah sebuah negara merdeka.  Alhasil pernyataan tersebut ditentang oleh Serbia dan hanya beberapa negara yang mengakui kedaulatan Kosovo, yaitu Prancis, Turkis, dan AS. Usai berjuang mati-matian supaya memperoleh kemerdekaan, akhirnya sejak tanggal 22 Juli 2010, Mahkamah Internasional menyatakan bahwa Republik Kosovo sudah merdeka dari Serbia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *