Seorang Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan di Gegesik Kabupaten Cirebon

- Pewarta

Kamis, 11 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, (Kontroversinews), – Seorang Wartawan dari Media Buserpolkrim, Moh. Kozim atau akrab disapa Koko Ochim dikabarkan mengalami Pengeroyokan.

Kejadian tersebut terjadi di Desa Bayalangu Lor Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon, pelakunya diketahui bernama Dori bersama rekannya yang seorang Perangkat Desa Bayalangu Lor, Tono.

Berawal saat Ochim sedang melaksanakan tugasnya sebagai Wartawan tengah memantau malam takbiran di daerah tersebut yang dinilai berpotensi terjadinya Tawuran pada Selasa, (09/04/2024), di tempat tersebut Ochim bertemu dengan para pelaku dan terjadilah sebuah pengeroyokan setelah sebelumnya sempat bersitegang.

Saat di konfirmasi, Ochim mengatakan kejadian tersebut disebabkan oleh percakapannya dengan para pelaku yang membahas suatu hal, Ochim juga mengakui kalau dirinya sempat melontarkan kata-kata kasar kepada salah satu pelaku, Dori yang notabenenya adalah sahabat yang begitu akrab, namun justru Dori malah tersinggung hingga melakukan tindakan kekerasan dan di ikuti oleh pelaku lain, Tono, yang di ketahui sebagai salah satu perangkat Desa Bayalangu Lor Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

“Awalnya ya kita membahas tentang harga Karung, karena saya pikir sudah akrab jadi ceplas-ceplos aja kita tuh pas ngobrol, eh taunya tersinggung dan melayangkan bogem mentah ke saya, terus ikutan lah si Tono itu.” kata Ochim, (10/04/2034).

Lanjut Ochim, akibat kejadian tersebut dirinya mengalami luka robek pada bagian bibir, dan sudah melakukan pemeriksaan di RSUD Arjawinangun.

“Sudah diperiksa di RSUD Arjawinangun, ada luka robek di bibir dan rongga mulut” lanjut Ochim.

Kasus tersebut kini sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian, dan Ochim berharap agar kepolisian dapat segera menindaklanjuti kejadian yang menimpa dirinya ini.

“Ya semoga Kepolisian segera menindaklanjutinya, kita akan senantiasa menghormati proses hukum.” tutupnya.

(Arsy Al Banzary)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru