Sempat Terhenti akibat Pandemi , Geo Dipa Dukung Pengembangan Wisata, Gelar Kegiatan Malipir

Giat Malipir yang diikuti ratusan peserta, dengan mengambil start di titik kumpul lapangan Desa Alamendah Kecamatan Rancabali. Foto: dok Geo Dipa

 

RANCABALI Kontroversinews.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha bekerjasama dengan Desa Wisata Alamendah Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung menggelar “Malipir” (berkeliling).

Kegiatan team building ini juga sebagai salah satu bentuk partisipasi Geo Dipa terhadap pengembangan eco wisata yang berbasis lingkungan dan aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal

Kegiatan “Malipir” yang diikuti ratusan peserta merupakan kegiatan tahunan yang telah dilaksanakan Geo Dipa sejak tahun 2017. Namun sejak tahun 2020, kegiatan ini sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Untuk itu baru dimulai lagi Malipir ini pada 17 Juli 2022. Kegiatan ini di ikuti 130 pesera, yang dimulai dari titik kumpul di Lapangan Desa Wisata Alamendah Kecamatan Rancabali,” General Manager PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha, Ilen Kardani, Kamis (29/7/2022).

Kegiatan “Malipir 2022” dibuka oleh Direktur Operasi & HSSE PT Geo Dipa Energi, Supriadinata Marza, diawali dengan berkumpul di Lapangan Desa Alamendah, lalu para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok oleh tim Desa Wisata Alamendah.

Kelompok yang sudah dibagi diberikan peta agar masing-masing kelompok dapat mengetahui rute perjalanannya dan tiap kelompok memiliki rute berbeda untuk dilewati.

Dalam perjalanan tiap kelompok diberikan sebuah kantung plastik sampah berukuran besar dan para peserta harus memungut sampah yang dilihatnya di sepanjang rute perjalanan menuju Curug Munding dan Curug Pajajaran.

Dalam perjalanannya, tiap kelompok disuguhkan permainan seperti memanah. Permainan ini mengajarkan bahwa busur, tali dan anak panah merupakan sebuah kesatuan yang harus sampai pada sasaran yang tepat. Sama seperti sebuah perusahaan yang harus bekerjasama menjadi satu bagian agar tujuannya dapat dicapai dengan tepat sasaran.

Dalam perjalanan ini pula para peserta diharuskan untuk saling tolong menolong dengan sesama anggota kelompoknya, karena rute perjalanan yang terjal dan melalui beberapa anak sungai dan air terjun. Sehingga perjalanan tidak dapat diselesaikan dengan tuntas jika tidak dilakukan dengan kerjasama yang baik.

Kegiatan Malipir ditutup dengan penanaman 200 bibit pohon di area Curug Padjadjaran, di mana hal ini merupakan komitmen bersama tentang kesadaran lingkungan antara PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha dengan Desa Wisata Alamendah.

Ilen Kardani mengatakan dengan kegiataan ini pihaknya berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan Pemkab Bandung melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

“Melalui kegiatan Malipir ini kami juga berharap dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat melalui sektor pariwisata dengan tetap menanamkan nilai kekeluargaan, kerjasama serta sadar terhadap lingkungan,” pungkas Ilen.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *