Petani Gunung Jati Gerah Harga Gabah Anjlok

oleh -129 Dilihat
oleh

Cirebon | Kontroversinews.-Bulan bulan ini tepatnya di Kabupaten Cirebon daerah Kec.Gunung jati, petani diwilayah gunung Jati mulai memasuki musim panen padi, namun sayang baru pada awal musim panen ini harga gabah ditingkat petani mulai anjlok sehingga harga gabah kering giling masa panen dihargai Rp. 4,000 per Kg . Dengan adanya harga seperti itu oyomatis dirasakan masyarakat petani saat ini adalah anjlok bahkan gabah hanya di beli pedagang dengan harga Rp.3,500 kg itupun tergantung varietas padi yg di tanam.

Anjlokny harga gabah ini banyak di keluhkan para petani salah satu contohnya ahmad 40 thn, Seorang petani warga Desa Wanakaya Kec. Gunung jati yang mengeluhkan anjloknya harga gabah para petani semakin menjerit melihat panen musim ini banyak sawah petani di Desa terserang hama tikus.

Ketua UPT Pertanian Mulyono Hartono SP pun mengakui bahwa harga gabah tidak sesuai dengan standaritas pemasaran jual beli dikarenakan anjloknya harga panen ini. Dia juga mengakui kurangnya fasilitasi irigasi di sawah sehingga berdampak kepada pertumbuhan padi sawah.

Ungkapan sama juga diakui ibu Hj. Joer pemilik sawah di Desa Wanakaya Kec. Gunung jati yang mengungkapkan bahwa hasil panen sawah saya sekarang ini hanya sekedar 50 % dari hasil panen normal. Begitu juga dari hasil gabahnya yang terus anjlok turun drastis . Dia juga mengatakan salah satu penyebabkan bahwa hasil panen tahun kemarin gagal salah satunya akibat banjir. Untuk itu dirinya berharap kepada pemerintah daerah bisa berperan aktif dalam mengantisipasi segala permasalahan yang dihadapi para petani sekarang ini terutama untuk perbaikan irigasi supaya air bisa mengalir secukupnya dan tidak terjadi banjir.” Harapnya.( D.setiawan/nurh )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *