Perumda Air Minum Tirta Raharja Dituding Merusak Fasilitas Umum

- Pewarta

Rabu, 26 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOREANG |  Kontroversinews — Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raharja dituding telah merusak fasilitas umum (Fasum) di daerah Soreang Kabupaten Bandung. Fasum dimaksud di antaranya adalah trotoar di sepanjang jalan Al Fathu.

Menurut warga Soreang, Perumda Tirta Raharja belakangan ini mengerjakan proyek pipanisasi dengan cara membongkar trotoar. Sayangnya, kata warga, bekas galian pipa tersebut hingga hari Rabu (26/02) masih belum dirapikan lagi, sehingga tampak pemandangan tidak nyaman serta mengganggu masyarakat pengguna trotoar.

“Ini kan galiannya membongkar trotoar yang sudah dibangun oleh Pemda belum lama ini, sekarang dibongkar lagi karena kepentingan galian pipa untuk Perumda,” kata Mahmud (55) saat ditemui lokasi  di Jalan Al Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu.

Mahmud berharap, setelah pengerjaan proyek pipanisasi ini Perumda mengembalikan kondisi trotoar seperti sebelumnya. Jangan sampai dibiarkan dan merusak pemandangan kota.
Harapan serupa juga diutarakan sejumlah warga dari kalangan ibu rumah tangga. Mereka ingin pihak Perumda Tirta Raharja secepatnya mengembalikan kondisi trotoar seperti sebelum dibongkar. Menurut mereka, musim hujan seperti sekarang, proyek pipanisasi itu menyebabkan pemandangan kotor di sepanjang jalan dalam kota.
SUDAH ADA IJIN PUTR

Manajer Junior Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja, Hj.  Sri Hartati yang akrab di sapa H. Tati menyatakan, bahwa pembangunan pipanisasi itu sudah ada rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung.

“Kalau soal pembongkaran trotoar, Perumda Tirta Raharja akan segera memperbaikinya setelah pekerjaan pipanisasi selesai. Komitmennya memang seperti itu,” kata Hj Tati.
Proyek pipanisasi, lanjut Hj. Tati, adalah bagian dari upaya Perumda Tirta Raharja agar bisa memberikan pelayanan yang optimal terhadap konsumen,”pungkasnya. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru