Pengurusan e-KTP Masih Banyak Kendala

oleh -127 Dilihat
oleh

Pekanbaru | Kontroversinews.-Pemandangan sehari-hari di kantor Disdukcapil Pekanbaru, meskipun telah terbit permendagri untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (asminduk) agar dinas dukcapil kabupaten/kota supaya dapat dengan cepat melayani perubahan data juga penerbitan data kependudukan termasuk e-KTP yang ditargetkan bisa siap dalam waktu satu hari demikian juga dengan dokumen yang lain seperti KK, e-KTPl, akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, demikian juga surat pindah domisili.

Namun, dilapangan/daerah kenyatannya sangat berbeda proses perekaman kartu tanda peduduk masih banyak mengalami kendala terutama di pekanbaru, hal ini dikarenakan oleh SDM yang kurang memadai dan juga kendala teknis yang lain membuat setiap urusan tidak dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.

Kendala tersebut sangat kompleks sehingga masyarakat banyak yang sudah jenuh/bosan untuk mengurus yang namanya berkaitan dengan KTP. Padahal, kepemilikan e-KTP dan KK sangat dibutuhkan sebagai persyaratan untuk mengakses pelayanan publik seperti untuk membuka rekening di bank, pengurusan paspor maupun pemasangan listrik, dan lain-lain.

Dalam hal ini penulis pun telah merasa jenuh karena sudah dua tahun bahkan sudah beberapa kali pindah RT, bolak-balik ke lurah dan kecamatan barulah dapat e-KTP. KUPTD Kecamatan Tampan,Tengku Ruzanketika dikonformasi tidak banyak berkomentar dan menyatakan bahwa banyak e-KTP yang sudah dibagikan kepada kelurahan sesuai alamat dengan harapan agar pendistribusian lebih cepat dan tepat katanya.

Kadisdukcapil Baharudin yang menjabt sebagai asisten walikota tidak dapat ditemui untuk meminta penjelasan. Seniwati/mamik Sekretaris Disdukcapil ketika ditemui untuk wawancara/konfirmasi dengan cepat menyatakan akan turun ke lapangan untuk urusan razia sambil bergegas sehingga tidak dapat keterangan terkait carut marut urusan KTP. (Aston.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *