Pembinaan Ormas Jelang Pilkades dan Pilkada, Bupati Ajak Ormas Perkuat Kolaborasi untuk Keberlanjutan Pembangunan

oleh -69 Dilihat

KAB. BANDUNG (Kontroversinews).– Sedikitnya 250 orang perwakilan dari 107 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Bandung, menjadi peserta Pembinaan Ormas Kabupaten Bandung di Hotel Sutan Raja Soreang, Rabu (5/7/2023).

Acara yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung itu dibuka oleh Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna.

“Ormas di Kabupaten Bandung harus dapat berkontribusi dan semakin menguatkan sinergitas dan juga kolaborasi dalam rangka menjamin keberlanjutan pembangunan menuju Kabupaten Bandung Bedas,” ujar Dadang kepada awak media usai membuka kegiatan tersebut.

Menurut Dadang, pembinaan sosial politik merupakan upaya pemerintah daerah dalam mencegah peluang terjadinya konflik di bidang sosial politik, terlebih menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2023 dan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 mendatang.

“Maka dari itu, saya mengajak seluruh ormas untuk memelihara dan menjaga stabilitas dan kondusivitas, serta menciptakan daerah yang sehat dan dinamis,” ujarnya.

Dadang berharap, setelah mengikuti pembinaan ini akan terbangun ormas-ormas yang mandiri, peka terhadap permasalahan sosial di masyarakat, mampu mengaktualisasikan aspirasi masyarakat, serta mendukung visi misi pemerintah daerah untuk membawa kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung yang semakin sejahtera.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Drs. Bambang Sukmawidjaya, M.Si., mengungkapkan, pembinaan ormas tersebut dilaksanakan selaras dengan misi ke-3 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung yakni mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreativitas dalam bingkai kearifan lokal.

“Acara ini bisa dijadikan ruang partisipatif dan wahana untuk membentuk kader pemimpin yang visioner. Ormas sebagai mitra pemerintah, diharapkan bisa berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan berkontribusi secara professional, bertanggungjawab dan konsisten,” katanya.

Bambang juga mengatakan, peran ormas sebagai kontrol dan sarana partisipasi masyarakat terkadang kerap ditunggangi oleh berbagai kepentingan kelompok tertentu untuk menggunakan ormas tersebut bagi kepentingan mereka.

Karena itu Bambang berharap hadirnya ormas bisa menjadi kontrol dan katalisator partisipasi masyarakat, sehingga terbangun sinergitas bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang Bedas.

“Saya harap acara ini bisa menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan ormas. Apalagi pada Oktober nanti, akan digelar Pilkades serentak di 22 desa dari 270 desa dan 10 kelurahan yang ada di Kabupaten Bandung, serta perhelatan Pilkada 2024 nanti. Mudah-mudahan kita bisa saling bekerja sama menjaga kondusifitas agar pilkades berlangsung aman, damai, lancar dan sukses,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Abpednas Kabupaten Bandung, Firmansyah Lesmana, S.IP, yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bandung pihaknya sangat mengapresiasi Pemkab Bandung, khususnya Badan Kesbangpol yang sudah memfasilitasi kegiatan pembinaan organisasi kemasyarakatan dan LSM tersebut.

Firmansyah juga berharap, dari kegiatan tersebut ormas akan ikut terlibat menjaga kondusifitas Kabupaten Bandung, karena memang kondusifitas itu tidak hanya tanggung jawab pemerintah daerah dan unsur kepolisian, akan tetapi juga tanggung seluruh komponen masyarakat.

Hal senada dikatakan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, Ruli Yuliana. Dia berharap, melalui pembinaan kepada ormas-ormas yang ada di Kabupaten Bandung itu akan terbangun komunikasi yang baik, yang pada akhirnya bisa menjaga kondusifitas Kabupaten Bandung. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *