Nyawa Warga Miskin Ekstrem Wawan Caswan Perlu Diselamatkan Demi Misi Kemanusiaan

- Pewarta

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan, Kontroversinews | Nasib pilu dialami Wawan Caswan, warga miskin ekstrem asal Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, yang menderita penyakit tumor di perut. Kondisinya kini membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kuningan.

Seorang warga Desa Kawungsari yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Wawan merupakan warga miskin ekstrem yang tengah berjuang melawan penyakit berat.

“Pihak Pemda memang sudah membantu. Dari Baznas memberikan bantuan Rp500.000, dari bagian Kesra Rp3.000.000, dan Bupati telah memerintahkan pihak puskesmas untuk menindaklanjuti. Melalui bidan desa, Wawan kemudian dirujuk ke RS Mitra Plumbon untuk diagnosa. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia harus dirujuk ke rumah sakit di Bandung,” ujarnya, Rabu (8/10/2025), di Sekretariat FKGOL.

Namun, lanjutnya, kendala utama keluarga Wawan adalah masalah biaya transportasi, makan selama perawatan, serta kebutuhan hidup keluarga yang ditinggalkan.

“Itu yang menjadi beban berat bagi keluarga Pak Wawan,” tambahnya.

Kondisi ini menjadi potret nyata betapa kemiskinan dan penyakit berat menjadi beban ganda bagi warga kurang mampu. Meski memiliki jaminan BPJS, kebutuhan biaya hidup selama pengobatan tetap menjadi tantangan besar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Ormas FKGOL, U. Kastaman, S.Sos, angkat bicara.

“Warga miskin ekstrem seperti Pak Wawan yang menderita penyakit berat ini layak mendapat perhatian khusus dari Pemda Kuningan. Kami berharap para pemangku kebijakan, baik eksekutif maupun legislatif, benar-benar peduli dan sigap dalam menjalankan misi kemanusiaan. Nyawa mereka harus diselamatkan,” tegasnya.

Kastaman juga mengajak para dermawan untuk tergerak membantu.

“Kami dari FKGOL akan segera melakukan penggalangan dana untuk membantu Bapak Wawan Caswan. Semoga para aghniya Muslim tersentuh hatinya melihat penderitaan saudara kita yang sedang kesusahan ekonomi dan menderita penyakit berat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi warga miskin ekstrem seperti Wawan sungguh ironis dan mengerikan, karena di tengah kemajuan zaman, masih ada warga yang hidup dalam kesulitan ekonomi parah sekaligus menderita penyakit mematikan.

“Perutnya membesar seperti busung lapar. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru