Kota Cirebon, kontroversinews – Berawal dari adanya panggilan masuk telpon dari teman wartawan media ini dan diundang untuk datang ke kantornya, karena ada obrolan penting yang perlu dibahas terkait adanya kehadiran buku LKS (lembar kerja siswa) yang tengah di distribusikan ke Sekolah-sekolah Dasar (SD) diseluruh wilayah kerja Dinas Pendidikan (disdik) Kota Cirebon. dan dari obrolan tersebut didapat, bahwa baru-baru ini ada potongan screenshot dari aplikasi whatsaap yang tertulis diatasnya diteruskan berkali-kali. dan isinya kurang lebih “Asslkm semoga Allah memberi kesehatan keselamatan melancarkan segala hal. Alhamdulillah hari Rabu tanggal 6 Desember 2024 (salah ketik tahun mungkin, red) Rapat di RM Marina, di hadiri Ketua Forum K3S dan semua ketua dan semua bendahara K3S. Bu Kabid menginformasikan anggaran tahun 2024 ada dana bahan ajar 2 semester, semua dipercayakan CV Pabelan Group.
beliau menyampaikan tehnis pengiriman dan pengSPJan. untuk itu mohon ijin mulai tanggal 11 Desember 2024 (salah ketik tahun lagi mungkin) mulai pengiriman bukunya secara bertahap, mohon sampaikan ke sekolah imbas supaya tidak kaget. semoga semua lancar karena Allah SWT, Wasslkm”.Adanya potongan screenshot dari whatsapp (WA) tersebut kuat dugaan tentang adanya pengkondisian pengadaan buku yang belakangan diketahui berbentuk buku LKS dari salahsatu penyalur ke SD-SD yang ada di Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat, untuk itu, wartawan media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada orang dari CV Pabelan Group, Kabid Dikdas, dan Kepala Dinas Pendidikan (kadisdik) Kota Cirebon pada Rabu 13 Desember 2023. konfirmasi diawali dengan mengirimkan pesan singkat chatting whatsapp yang dibarengi pengiriman photo kepada ketiganya, namun hanya kadisdik yang bernama Kadini, S, Sos yang tidak mau menjawab. sementara dari pihak penyalur buku LKS dari CV Pabelan Group yang bernama H. Soemadi, dirinya hanya menjawab bahwa postingan chatt WA tersebut hanyalah pancingan. “itu anggaran Bosda (biaya operasional sekolah daerah), kita order tawarkan ke sekolah-sekolah ga ada lelang ga ada penunjukkan” ujarnya. dan saat ditanya tentang tulisan pertemuan di RM Marina serta tulisan semua dipercayakan CV Pabelan Group, H. Soemadi hanya menjawab “hanya bahasa pancingan saja banyak sekolah menolak”. dan saat ditanya sekolah mana saja yang menolak, dijawab “maaf kang kami belum bisa bicara, makasih atensinya” pungkasnya.
Sementara jawaban dari kepala bidang pendidikan dasar (Kabid Diksar) Disdik yang bernama Ade, saat diitanya tentang dugaan adanya pengkondisian karena hanya melibatkan satu penyalur padahal nominal dari Bosda itu sendiri nilainya miliaran rupiah “tidak ada pengkondisian apapun, itu komentar saya” ujarnya. dan saat ditanya tentang dirinya ditulis pada potongan screenshot WA yang menginformasikan anggaran tahun 2024 ada dana bahan ajar 2 semester, semua dipercayakan CV Pabelan Group seperti apa, Kabid Ade menjawab “Apakah informasi apbd itu rahasia, Informasi itu dapat diakses oleh siapa saja. buka anggaran kota tanyakan, info ini dimana mana ada” pungkasnya. dan pada Kamis 14 Desember 2023 esok harinya, wartawan media ini kembali mempertanyakan tentang tulisan semuanya dipercayakan CV Pabelan Group. Kabid Ade hanya menjawab “saya sudah jawab”, namun ketika ditanya mana jawabannya. hingga berita ini diturunkan, sang Kabid Ade enggan menjawab. (Kusyadi)