Mangindar Simbolon Kritik Distan Samosir Yang Akan Salurkan Handtraktor di Tahun Politik.

- Pewarta

Minggu, 13 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir | Kontroversinews.-Mantan Bupati Samosir 2 periode, Mangindar Simbolon menyampaikan kritiknya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir  khususnya kepada Kepala Dinas Pertanian Samosir yang sampai saat ini belum menyalurkan 38 traktor dan 13 Cultivator yang merupakan pengadaan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2018 lalu.

Menurutnya, penyaluran itu seharusnya sudah dilakukan pada tahun 2018 lalu sebelum memasuki tahun 2019 yang merupakan tahun politik sehingga dapat menimbulkan dugaan negatif  kepada Pemkab Samosir.

“Bila penyaluran ini memang belum dilakukan sampai saat ini, patut diduga ada unsur politik  didalamnya, apalagi Bupati kita ketika Pilkada yang lalu hanya didukung satu parpol tertentu saja,” ujarnya kepada kontroversinews pada Senin, 10/01/19 di Palito Kafe, Pangururan.

Mangindar Simbolon yang saat ini kembali maju diagenda poltik sebagai calon legislatif Sumatera Utara, meminta Bupati Samosir untuk segera menuntaskan persoalan ini sehingga tidak ada tendensi negatif bahwa alat-alat pertanian ini akan diberikan kepada para kelompok tani pendukung partai tertentu saja.

“Bupati Samosir harus segera menuntaskan pembagian alat-alat pertanian ini, supaya tidak menimbulkan tendensi negatif bahwa alat-alat pertanian ini akan diberikan kepada para kelompok tani pendukung parpol tertentu saja. Apalagi nama-nama kelompok tani calon penerimanya pun belum dirilis ke publik, sehingga menimbulkan kecurigaan. Anehnya, kenapa Handtraktor dari pengadaan tahun yang sama sebagian sudah dapat dibagi tahun 2018 lalu oleh Polres Samosir,” tanya Mangindar Simbolon.

Sebelumnya, keheranan ini juga disampaikan Ketua LSM Lingkari Kabupaten Samosir, Jamontang Simarmata melalui rilisnya kepada kontroversinews pada Kamis, 10/01/19.

“Kami sebagai LSM dan warga Samosir merasa heran, kenapa Hand Traktor dan Cultivator yang merupakan pengadaan 2018 dari APBN belum juga dibagi padahal sekarang sudah tahun 2019? Apalagi tahun ini adalah tahun politik dimana 17 April 2019 adalah Pemilu. Apakah hand traktor dan Cultivator ini akan diarahkan kepada para petani yang  mendukung partai penguasa di kabupaten ini ?” tanya Jamontang Simarmata heran.

Ketika hal ini dikofirmasi kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir melalui Sekretaris Dinas, Jhunellis Sinaga, MST pi, dengan tegas membantah tudingan tersebut.(ps)

Berita Terkait

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM
Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo
Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa
Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas
Perkuat Kolaborasi, Pemkot Cirebon Dukung MBG untuk Pemenuhan Gizi dan Perputaran Ekonomi
Mad Sutisna Kembali Daftar Sebagai Calon Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Siap Tuntaskan Program Yang Belum Rampung
RSD Gunung Jati Kota Cirebon Dapat Penghargaan Platinum Dari WSO Angels Award Dalam Penanganan Penyakit Stroke
Gatut Susanta Kembali Berkarya Dan Terbitkan Buku Di Yogyakarta, Kali Ini Bertema Pesona Tombak yang Melegenda

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:53

Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:52

Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:28

Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:16

Perkuat Kolaborasi, Pemkot Cirebon Dukung MBG untuk Pemenuhan Gizi dan Perputaran Ekonomi

Berita Terbaru