Kroni Mantan Kepdes Tamba dolok MT Diduga Perlambat Pembangunan 

oleh -115 Dilihat
oleh

Samosir | Kontroversinews.-Desa Tamba Dolok,diminta perangkat desa lama dipecat karena jarang masuk kerja alias Mangkrak”termasuk oknum Sekdes berinisial UR”tidak pernah masuk kantor desa.

Hal ini terungkap setelah terpilihnya saudara Darman Tamba menjabat Tahun Anggaran 2018 “Selama ini,saya tertidur kenapa saya dibanguni,kata Krispinus Tamba salah seorang Tokoh Adat dianggap sangat kritis didaerah itu saat disambangi dirumahnya Rabu26/9/18 di Dusun II Tamba Dolok Kecamatan Sitio tio Kabupaten Samosir.

Lebih lanjut krispinus menjelaskan”,selama hampir 20 tahun saya cuma mampu diam tanpa berbuat apa-apa akan tetapi pada akhirnya melihat banyaknya kejanggalan yang teroganiser selama ini yang dilakoni keluarga oknum mantan Kepala Desa Lama MT didaerah ini akhirnya Kami bersama Ratusan Warga desa resmi menandatangani laporan pengaduan kepada Penegak Hukum Kapolres Samosir melalui Unit Tipikor yang langsung diterima Kanit Tipikor yaitu saudara Martin pada tanggal sembilan belas  september 2018 lalu,yang mana kami ambil contoh tahun terdekat terkait kasus Dana Desa Tahun 2017 yang terdapat di tiga(3) titik kegiatan yang tidak dimusyawarah melalui rapat terbuka atau transparansi kalaupun mereka mengatakan ada rapat itu semua rekayasa hanya kroni-kroninya ,yang paling menjenkelkan tanpa pernah ada pemberdayaaan Warga masyarakat setempat dalam pekerjaan kegiatan” dengan harapan semua kasus yang tersimpan rapat selama tahun 2015 -2017 dapat terkuak kembali ,harapnya

Adapun  3 titik kegiatan yang dilaksanakan yaitu Pembukaan Jalan perkebunan Pokki dengan Pagu sebesar Rp.100.000.000. Yang terdapat didusun 1,Pembukaan Jalan Sibuntuan yang terdapat Didusun 2 dengan Pagu Rp.138.931.000 dan Pembangunan Rabat beton dusun 3 lokasi merupakan Aset Kabupaten Samosir telah dikerjakan pada Tahun 2014 lalu dengan perkerjaan Rabat beton sudah pernah diselidiki penegak hukum hingga menjadi kasus,hal itu kita nilai sudah terjadi Mark-Up ,pekerjaan sudah pernah ada tahun 2014 hanya memoles saja ditahun 2017,terangnya.

Ditambahkanya,masih dari sisi asas manfaat dimasyarakat hingga selesai kegiatan pembukaan jalan Perkebunan yang terdapat didusun 1 dan dusun 2 ,hanya dapat dilalui berjalan kaki saja atau belum bisa dilewati kenderaan Roda dua padahal daerah ini termasuk penghasil kopi tanaman padi terbesar didaerah kecamatan Sitio tio ,seperti sepenggal  pepatah orang batak mengatakan Eme Sitamba Tua Parlinggoman Siborot,tutup Krispinus Tamba .

Sementara Mantan Kades Tamba Dolok MT ketika hendak dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan bahwa semua kegiatan yang telah dikerjakan merupakan hasil musyawarah desa dan terbukti dengan tanda tangan masyarakat jelasnya.
Ketika ditanya terkait pekerjaan rabat beton didusun 3 yang dinilai timbang tindih APBD pada tahun berlalu,dia tak bisa menjawab,dia meminta konfirmasinya besok saja dengan alasan didaerahnya curah hujan sangat tinggi,kurang jelas komunikasi melalui telepon pintanya.

Camat Sitio tio ketika dikonfirmasi oleh awak pers melalui telepon selulernya terkait pengaduan ratusan warga masyarakat tamba dolok kepihak tipikor polres samosir,dua kali dihubungi “masuk” namun sangat disesalkan tidak mau mengangkat telepon selulernya.

Kepala Ispektorat Kabupaten Samosir Waston Simbolon,menjelaskan bahwa terkait pekerjaan didaerah Tamba dolok tidak sedetail itu saya pahami kebetulan pak Irban Hotman simbolon yang membidangi didaerah itu,kalau bisa tolong itu dimintai keteranganya biar lebih jelas,ujarnya.

Pantauan media ini dilapangan bahwa kegiatan pembuatan jalan menuju perkebunan yang terdapat didua dusun hingga saat ini belum bisa dilalui dengan kenderaan roda karena lokasi sangat terjal belum lagi dilokasi dusun 1 sudah terjadi longsor dibeberapa titik,hal ini sudah perlu mendapat perhatian serius kepada para pihak yang berkompeten agar diaudit hasil pekerjaanya.

Dilain tempat Kanit Tipikor Polres Samosir Ipda Martin membenarkan sudah menerima laporan warga Tamba Dolok, terkait Dana Desa Tamba Dolok T.A 2017″saat ini kita lagi mendalaminya “pungkasnya.(ps).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *