Kos-kosan di Cirebon Diduga Jadi Sarang “Indehoy” Kaum Muda Hingga Pelajar

- Pewarta

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, (Kontroversinews), – Penyewaan Kamar Kos menjadi alternatif bagi masyarakat untuk dijadikan tempat tinggal atau untuk sekedar beristirahat, jika dibandingkan dengan Kamar Hotel, tentu harga sewa Kamar Kos jauh lebih terjangkau.

Harga sewa Kamar Kos yang terjangkau ini justru dimanfaatkan oleh kaum Muda-Mudi, tak sedikit dari mereka yang menyewa kamar kos untuk berbuat Mesum.

Salah satunya yaitu Kos Bonsai yang berada di Kedawung dan Harjamukti, dengan tarif 50 – 150 ribu, banyak muda-mudi yang berkunjung bahkan, ada yang masih duduk di bangku sekolah menjadikan Kos Bonsai tempat untuk berbuat “enak-enak”.

Dilokasi, salah satu pengelola Kos Bonsai yang engga menyebutkan nama saat dikonfirmasi membenarkan bahwa rata-rata yang menyewa kamar kos adalah muda-mudi dan pelajar.

“Rata-rata sih ya anak muda dan pelajar” katanya.

Terpisah, Masyarakat setempat (Harjamukti) mengaku resah dengan Kos Bonsai tersebut, Lokasi Kos yang dekat dengan sebuah Mushola membuat masyarakat resah dengan aktivitas di lingkungan Kos tersebut.

“Sangat meresahkan, apalagi lokasinya dekat dengan Mushola, ga pantas lah gitu” ungkap salah satu masyarakat di Harjamukti, (10/04/2024).

Di tempat berbeda, Kedawung, Tokoh Masyarakat juga mengaku geram dengan aktivitas Kos Bonsai yang diduga jadi tempat mesum, ia berharap agar Kos Bonsai bisa ditindak oleh Aparat terkait.

“Saya harap bisa ditindak, dan tolong Aparat jangan ada yang melindungi praktik seperti ini, bisa merusak moral generasi bangsa kalau dibiarkan saja.” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari pemilik atau penanggung jawab Kost Bonsai tersebut.

(Arsy Al Banzary)

 

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru