Kopaga Sauyunan Kab Bandung Gelar RAT

- Pewarta

Senin, 19 Februari 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung | Kontroversinews.-Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kopaga Sauyunan Kab Bandung dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Katapang Kab Bandung dihadiri Para Pengurus dan Anggota Koperasi Kopaga Sauyunan yang terdapat diwilayah Kab Bandung.

RAT Kopaga Sauyunan ke 23 memiliki aset 15 Miliar dengan jumlah anggota / 31 Desember 2017 sudah mencapai 1906 anggota yang mulanya hanya satu RW sekarang sudah lintas Kecamatan , Koperasi yang bergerak simpan pinjam

Hal senada dikatakan Ketua Kopaga Sauyunan Kab Bandung , Wawan Ruswandi SPd , RAT Kopaga Sauyunan Ke-23 berarti usianya sudah 23 tahun , sekarang asetnya sudah 15 Miliar dengan anggota /31 Desember 2017 sudah mencapai 1906 anggota .

Ketua Kopaga Sauyunan Kab Bandung , Wawan Ruswandi SPd

Koperasi Kopaga Sauyunan yang berdiri pada tahun 1995 , Awal mula berdiri Kopaga Sauyunan hanya 1 RW yaitu hanya di RW 11 saja menyebar 1 desa hingga lintas desa dan sekarang lintas Kecamatan , Kopaga Sauyunan bergerak di bidang simpan pinjam sebelumnya pada unit perdagangan Pasar Desa Juntihilir Kec Katapang Kab Bandung.

Karena unit perdagangan kurang menguntungkan kami hentikan setahun yang lalu , harapan kedepan mudah- mudahan anggota semakin bertambah , masyarakat semakin percaya terhadap koperasi , bahwa koperasi ini setiap tahun melaksanakan laporan pertanggung jawaban dengan mengadakan Rapat Anggota Tahunan dan Alhamdullilah setiap tahun tidak pernah absen dari RAT.

Untuk sekarang masih melanjutkan Program Simpan Pinjam dan rencana kedepan kami akan mencoba usaha lain yang bisa lebih meningkatkan pendapatan seperti kalau ada lahan yang akan di jual , kami akan mencoba Pengadaan Perumahan buat anggota Koperasi Kopaga Sauyunan.

Kami bergerak bekerja sama dengan Perbangkan dan dengan Koperasi lain , sisi lain kami pernah dapat bantuan dari Provinsi dari bapak Gubernur 2010 sebesar 50 juta , dan kami juga pernah dapat bantuan dari Kab Bandung bersumber APBD bantuan modal sebesar 200 juta dan itu sudah lunas , sekarang tidak diambil lagi karena nilainya kecil.

Masalahnya menurut Wawan , karena dari pusat saja 3 M dari Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB ) yang dibentuk oleh Kementerian , yang memang semua koperasi berinduk Ke LPBD , untuk sekarang kami belum butuh bantuan karena modal sekarang masih mencukupi mungkin tahun kedepan bisa saja butuh modal lagi tergantung situasi dan kondisi ,”Ungkapnya (Mindra )

Berita Terkait

Kenaikan Pangkat Pengabdian Dua Personel Polres Cirebon Kota
FKGOL: Bahaya Mengancam Kuningan, “Bom Waktu” Bencana Alam Menanti
Inflasi Terkendali, Pemkot Cirebon Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Warga
Perkuat Kesiapsiagaan di Musim Hujan, Wali Kota Pimpin Monitoring Kawasan Rawan Banjir
Transformasi UMKM, Pemkot Cirebon Bekali Pelaku Usaha Kompetensi Digital dan Strategi Global
Wali Kota Ajak Insan Media Kawal Transparansi dan Publikasi Capaian Pembangunan
Ketua APDESI Kuningan Raih “Peacemaker Justice Award” Dari Kemenkum Dan MA RI
Pemerintah Kota Cirebon Peringati HUT ke-54 KORPRI, HUT ke-80 PGRI, dan Hari Guru Nasional

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:40

Kenaikan Pangkat Pengabdian Dua Personel Polres Cirebon Kota

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:50

FKGOL: Bahaya Mengancam Kuningan, “Bom Waktu” Bencana Alam Menanti

Selasa, 2 Desember 2025 - 23:25

Inflasi Terkendali, Pemkot Cirebon Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Warga

Selasa, 2 Desember 2025 - 23:24

Perkuat Kesiapsiagaan di Musim Hujan, Wali Kota Pimpin Monitoring Kawasan Rawan Banjir

Senin, 1 Desember 2025 - 22:36

Transformasi UMKM, Pemkot Cirebon Bekali Pelaku Usaha Kompetensi Digital dan Strategi Global

Berita Terbaru