Kerusakan Alam Gunung Ciremai Berpotensi Bencana Alam Dahsyat

- Pewarta

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan, Kontroversinews | Ramainya gelombang aksi protes adanya kerusakan alam Gunung Ciremai baik hutan,air dan lain-lainya dari elemen masyarakat Kuningan itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat Kuningan dengan alam Gunung Ciremai.

Salah satu mantan konsultan Kehutanan tahun 1999 dan juga aktivis pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat(PHBM).Bung Hamid.SH.,MH angkat bicara.

Rabu.7/1/2026.Di salah satu Cafe & Resto menuturkan.Kondisi Geografis Gunung Ciremai adalah Gunung tertinggi di jawabarat,memiliki lereng curam,aliran sungai deras serta kawasan hutan yang menjadi Hulu DAS(Daerah Aliran Sungai),yang mana sungai-sungai dari Gunung Cireemai mengalir ke hilir Ke wilayah Kuningan,Majalengka bahkan Indramayu.

Dengan terjadinya Gradasi Hutan yakni penebangan liar yang berakibat Desforestasi Hutan,Konversi Lahan, dan Pembukaan Wisata tanpa Koonservasi meningkatkan resiko longsor dan banjir bandang.

Ini semua karna Tipografi terjal,Air Hujan cepat mengalir, tanah terkikis membawa material besar (Lumpur,Batu,kayu),Sedimentasi sungai,dan jika sungai tersumbat bisa terjadi luapan mendadak.

Apabila ini terjadi dampak akan Ke Kuningan dan Majalengka,bagian barat dan utara Kuningan akan merasakaan dampaknya terutama Desa yang berada di lereng dan bantaran sungai kaki Gunung Ciremai,dan Majalengka Selatan juga akan berdampak yakni aliran sungai yang menerima aliran sungai dari Gunung Ciremai.

Kerusakan di Gunung Ciremai itu Potensi Bannjir bandang di kawasan Ciremai nyata,oleh sebab itu kuncinya adalah menjaga tutupan hutan,sistem peringatan dini dan pengelolaan DAS.

Pemerintah Kuningan dan Majalengka perlu memantau hujan ekstrem dan perubahan tata guna lahan di hulu Ciremai,jangan sampai banjir bandang Sumatra,Aceh dan Guci terjadi di Kuningan dan Majalengka.

Karna jelas Curah Hujan Ekstrem dan hujan deras di puncak/hulu bisa memicu aliran deras ke hilir mengakibatkan banjir bandang.

Alam Gunung Ciremai murka itu akibat ulah tangan-tangan keserakahan manusia yang serakah dengan dunia,namun semua yang ada hidup di kawasan Gunung Ciremai yang akan merasakannya.”pungkasnya”
Uus(boy)

Berita Terkait

Refleksi Satu Tahun Pengabdian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemkot Cirebon Siap Lanjutkan Pembangunan
Pemkot Cirebon Dukung Pembentukan Formula, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus Diresmikan Camat Asep Suryadi
Polemik Pemasangan Tiang dan Kabel Fiber Optik di Desa Bojongmalaka Diduga Tanpa Izin
​Peringati Hari Pers Nasional, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial di Dua Kecamatan
Terima Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Cerdas Akademis dan Terlindungi Sosial
LPKN: Kisruh Tunjangan DPRD Kuningan Diduga Kesalahan Administrasi
Tabir Misteri Kematian Massal Ikan Dewa Kuningan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:43

Refleksi Satu Tahun Pengabdian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemkot Cirebon Siap Lanjutkan Pembangunan

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:13

Pemkot Cirebon Dukung Pembentukan Formula, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:25

Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus Diresmikan Camat Asep Suryadi

Senin, 16 Februari 2026 - 20:30

​Peringati Hari Pers Nasional, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial di Dua Kecamatan

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:25

Terima Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Cerdas Akademis dan Terlindungi Sosial

Berita Terbaru

NUSANTARA

Mantan Ketua PWI Nahkodai AMKI Bali

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:44