Keranjang Sultan, Akan jadi Fasilitas Baru di Obyek Wisata Kawah Rengganis Bandung

Suspension Bridge Rengganis, Rancabali, Kabupaten Bandung. Foto – Lee.

RANCABALI Kontroversinews.com – Kawah Rengganis di Kabupaten Bandung dengan ikon Suspension Bridge-nya akan semakin memanjakan para pengunjungnya dengan adanya fasilitas baru, yakni Keranjang Sultan.

Fasilitas baru tersebut direncanakan sudah bisa dinikmati para wisatawan yang memiliki adrenalin tinggi pada akhir Agustus atau awal September tahun ini.

Manajer Operasional Suspension Bridge Rengganis, Hendri Apriawan mengatakan, Keranjang Sultan hampir mirip dengan playing pox. Dari Keranjang Sultan pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang luar biasa, bisa melihat hamparan kebun teh Rancabali dan Cibuni, serta bisa melihat kawah Rengganis dari atas.

“Progres pembangunan Keranjang Sultan itu diperkirakan selesai akhir Agustus atau awal September tahun ini,” ujar Hendri saat ditemui di Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (31/7/2022).

 

Nantinya, kata Hendri, tiket masuk ke Kawah Rengganis akan naik. “Sekarang kan tiga paket Rp 100 ribu, yakni untuk Jembatan Gantung atau Suspension Bridge, Patenggang, dan Glamping Lakside. Maka dengan adanya Keranjang Sultan, tiketnya menjadi kurang lebih Rp 150 ribu,” ujarnya.

Hendri menjelaskan, untuk saat ini tiket antara weekand dan weekday tidak ada perbedaan. Tiket objek wisata Rengganis dan Jembatan Gantung, untuk paket VIP Rp 100 ribu, menuju Kawah Rengganis, dan pulang lagi melalui jembatan. Sedangkan reguler Rp 70 ribu, lewat jembatan Rengganis tetapi pulangnya tidak lewat jembatan.

Menurut Hendri, Suspension Bridge Rengganis yang memiliki panjang 370 meter dengan ketinggian 80 meter merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, lebih panjang dari jembatan gantung yang berada di Taman Wisata Alam Situgunung Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Dia juga menyebutkan, fasilitas di objek wisata Kawah Rengganis, selain jembatan gantung, juga dilengkapi resto, mushola, permainan anak dan lainnya. Jika Keranjang Sultan sudah terwujud, bisa menjadi pasilitas favorit tambahan.

Hendri berpesan kepada para wisatawan, sebelum berkunjung ke Kawah Rengganis, sebaiknya membawa jaket karena suhu di seputar Kawah Rengganis, Kecamatan Rancabali, terbilang dingin.

Selain itu bagi yang punya penyakit jantung, sebaiknya jangan melewati jembatan. Kalau musim hujan, objek wisata Rengganis menyediakan jas hujan.

 

Seorang pengunjung, Joko Temok dari Jakarta, berwisata ke jembatan gantung Kawah Rengganis bersama keluarganya. Dia mengaku datang ke sana karena tertarik mendengar kabar bahwa di Kawah Rengganis ada jembatan terpanjang se Asia Tenggara.

Joko Temok pun merasa senang berkunjung ke Kawah Rengganis karena pemandanganya begitu indah. Apalagi saat melewati jembatan Rengganis, Joko mengaku sangat sensasional, kalau tidak punya adrenalin tidak akan berani.

“Saya juga deg-degan. Tadi saya bertemu dengan pengunjung dari Sumatra Barat, penasaran dengan jembatan gantung, katanya. Dan ia mengaku senang karena pemandangan di sini Indonesia banget,” ujar Joko.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *