Kang Oos Supyadin: Pembangunan Infrastruktur Jabar Selatan adalah Kebutuhan Mendesak

- Pewarta

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jabar, Kontroversinews | Di tengah masifnya pembangunan infrastruktur di wilayah utara, tengah, dan barat Jawa Barat, kawasan selatan justru tertinggal dan terkesan mengalami diskriminasi pembangunan. Infrastruktur strategis seperti jalan tol, pelabuhan modern, hingga bandara yang menopang arus logistik, belum juga menyentuh wilayah ini secara merata.

Padahal, sejarah mencatat bahwa pada tahun 1913, pemerintah kolonial Belanda sudah membangun pelabuhan dermaga di kawasan Jabar Selatan untuk mengangkut hasil bumi ke Eropa. Ironisnya, di era modern saat ini, pengembangan infrastruktur serupa justru seolah berhenti.

Ketimpangan pembangunan ini membuat wilayah Jabar Selatan tergolong sebagai kawasan dengan tingkat pembangunan paling rendah. Perbandingan sangat terlihat nyata bila dibandingkan dengan pembangunan yang berlangsung di wilayah tengah, utara, maupun barat Jawa Barat.

Kawasan seperti Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, masih jauh tertinggal dalam hal infrastruktur jika dibandingkan dengan wilayah lain di provinsi ini.

Melihat kondisi tersebut, Kang Oos Supyadin berharap Gubernur Jawa Barat, KDM, dapat memberikan perhatian lebih dan fokus yang serius terhadap pembangunan infrastruktur di Jabar Selatan. Menurutnya, ini bukan sekadar keinginan, tetapi sebuah kebutuhan mendesak untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mewujudkan Jabar Istimewa secara nyata. (Endang/Oos)

Berita Terkait

Sekretaris Dewan dan Kepala BPKAD Main Mata, Bupati Kuningan Terseret Kembali Pembayaran Tunjangan DPRD 2026
Segera Tindak Tegas Pelaku Pengancaman, Terhadap Aktivis Pecinta Lingkungan AKAR
Tunjangan Dewan Tunduk Pada PP Nomor 18 Tahun 2017, Bupati dan DPRD Kuningan Senjata Makan Tuan
Bupati Copot Dirut dan Dewan Pengawas PDAM, RDP Khusus DPRD Kuningan Menjadi Sinyal Kuat
KAJIAN FILOSOFIS KONSEP TUJUH WAKTU
Menyambut Aksi Damai di TNGC Selamat Datang Generasi Baru
Temuan Kadar Nitrit MBG di Bandung Barat, 4 Kali Batas Aman Racun Yang Dilindungi Proyek Korup
Membangun Kualitas Pendidikan Indonesia: Tantangan Dan Solusi.

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:15

Sekretaris Dewan dan Kepala BPKAD Main Mata, Bupati Kuningan Terseret Kembali Pembayaran Tunjangan DPRD 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:19

Segera Tindak Tegas Pelaku Pengancaman, Terhadap Aktivis Pecinta Lingkungan AKAR

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:24

Tunjangan Dewan Tunduk Pada PP Nomor 18 Tahun 2017, Bupati dan DPRD Kuningan Senjata Makan Tuan

Senin, 26 Januari 2026 - 14:24

Bupati Copot Dirut dan Dewan Pengawas PDAM, RDP Khusus DPRD Kuningan Menjadi Sinyal Kuat

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:17

KAJIAN FILOSOFIS KONSEP TUJUH WAKTU

Berita Terbaru

NUSANTARA

Mantan Ketua PWI Nahkodai AMKI Bali

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:44