Implementasi Kurikulum Merdeka, Siswa SMPN 1 Ciwidey Ikuti Pembelajaran Outing Class

- Pewarta

Rabu, 9 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang guru sedang memberikan bimbingan kepada siswa kelas 7 pada kegiatan P5 di Aula Gedung SMPN 1 Ciwidey, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Rabu (9/11/2022). Foto – Lee

Salah seorang guru sedang memberikan bimbingan kepada siswa kelas 7 pada kegiatan P5 di Aula Gedung SMPN 1 Ciwidey, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Rabu (9/11/2022). Foto – Lee

CIWIDEY
Kontroversinews.com – Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu program dalam Kurikulum Merdeka.

Program tersebut antara lain berupa pembelajaran di luar kelas (outing class), yang bertujuan agar peserta didik memiliki ruang dan waktu untuk mengembangkan kompetensinya, memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam, serta memperkuat karakter Profil Pelajar Pancasila.

Seperti yang dilaksanakan oleh SMP Negeri 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung. Seluruh siswa kelas VII melakukan outing class, dipusatkan di Aula Gedung SMP setempat, Rabu (09/11/2022).

Wakil Kepala SMPN 1 Ciwidey Bidang Kurikulum, Deti Jubaedah, S.Pd., M.M.Pd., menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang mulai ditetapkan di Tahun Ajaran 2022/2023.

Menurut Deti, pelaksanaan P5 ini dibagi kedalam 3 project. Semuanya 360 jam pelajaran, dibagi 3, masing-masing 120 jam pelajaran. “Sekarang kita sudah sampai ke project 2. Project 2 ini temanya adalah Bangunlah Jiwa dan Raganya. “Project ke-1 sudah dilaksanakan September 2022, dengan tema Suara Demokrasi,” ujarnya.

Dalam Kurikulum Merdeka, anak itu memang diberi kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuannya. Sekarang ini di Project 2, maka anak mengeskplorasi dengan tujuan untuk menghasilkan Mars SMPN 1 Ciwidey, dan mereka memberi judul “Mars Onedey Tangguh”.

“Tangguh itu berasal dari visinya SMPN 1 Ciwidey. Tangguh, memiliki arti, Tanggung jawab, Agamis, Nasionalis, Gotong Royong, Global, Unggul, dan Humanis,” jelasnya.

Seluruh siswa kelas VII melakukan outing class, dipusatkan di Aula Gedung SMP setempat, Rabu (09/11/2022). Foto – Lee

Deti mengakui, SMPN 1 Ciwidey belum punya Mars yang paten. Karena itu anak-anak menciptakan Mars, dan juga menciptakan senam dengan judul sementara Senam Tangguh.

“Praktik dalam outing class ini direncanakan 3 minggu untuk mencapai 120 jam pelajaran, atau perminggunya sekitar 41 jam pelajaran. Nanti di akhir latihan akan ada pameran produk, dan kebetulan kita punya CSR juga, jadi nanti insyaAllah ada pameran, meskipun belum memamerkan seluruh karya siswa. Pameran agak besarnya nanti di semester 2,” papar Deti.

Deti juga mengakui, pada awalnya ragu apakah anak-anak kelas 7 bisa menciptakan Mars? Tapi ternyata mereka luar biasa. Baru beberapa hari ini sudah tereksplor kemampuan dan keterampilannya.

“Jadi sekarang kami optimis. Karena anak zaman sekarang itu ketika diwadahi dia itu pasti kemampuannya itu tereksplor dengan baik,” kata Deti.

Sementara itu, Ketua Koordinator Proyek ke-2, Epon Sulijamah, S.Pd, yang di dampingi Dewi Syntia menyebutkan, Proyek ke-2 dari P5 itu mengambil tema Bangunlah Jiwa dan Raganya, dan berhasil melahirkan karya Mars Onedey Tangguh dan Senam Tangguh.

“Proyek ke-2 dimulai Senin, 7 November sampai Jumat, 20 November 2022, atau sekitar 3 minggu anak-anak berlatih,” kata Epon seraya menyebutkan, P5 diikuti 352 siswa kelas 7.

Salah seorang siswa kelas 7 E, Zakira Khaula Labibah, mengungkapkan rasa bangganya bisa mengikuti dan berpartisipasi dalam proyek P5. “Mudah-mudahan saya bisa terus mengikuti proyek selanjutnya,” ujar Zakira.

 

Lily Setiadarma

Berita Terkait

Pemda Kuningan Gerak Cepat (Gercep) Tinjau Warga Miskin Kelurahan Ciporang
Potret Orang Miskin di Kota Kuningan Perlu Perhatian Serius Pemda Kuningan
Bupati Bandung Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 H/2025 M
Pesan Bupati Dadang Supriatna Kepada Masyarakat Kabupaten Bandung yang Mudik Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M Sebelum Mudik Lebaran Idulfitri 1446/2025 M,
Sunggguh Malang Nasib Lansia Warga Miskin Sakit-Sakitan Perlu Bantuan Serius Pemda Kuningan
Diduga Anggaran “Dana BOS” SDN Se-Kec. Dayeuhkolot Disalahgunakan
Wabup Ali Syakieb Dampingi Wakapolri Monitor Jalur Nagreg
Kuasa Hukum DPC Apdesi Kabupaten Kuningan Tanggapi Sejumlah Berita Salah Satu Media Online

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 17:29

Pemda Kuningan Gerak Cepat (Gercep) Tinjau Warga Miskin Kelurahan Ciporang

Rabu, 2 April 2025 - 19:15

Potret Orang Miskin di Kota Kuningan Perlu Perhatian Serius Pemda Kuningan

Senin, 31 Maret 2025 - 11:35

Bupati Bandung Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 H/2025 M

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:52

Pesan Bupati Dadang Supriatna Kepada Masyarakat Kabupaten Bandung yang Mudik Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M Sebelum Mudik Lebaran Idulfitri 1446/2025 M,

Minggu, 30 Maret 2025 - 13:27

Sunggguh Malang Nasib Lansia Warga Miskin Sakit-Sakitan Perlu Bantuan Serius Pemda Kuningan

Berita Terbaru