GeoDipa Gelar Pelatihan Pengelasan Untuk Masyarakat Sekitar Wilayah Proyek PLTP Patuha 2

Kadisnaker Kabupaten Bandung, H. Uu Rukmana, pada pembukaan pelatihan pengelasan dasar (2G) di Kantor Project Management Unit Patuha Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (16/12/2022).

KAB. BANDUNG
Kontroversinews.com – Sebagai wujud kepedulian dalam pemberdayaan masyarakat sekitar tempat operasionalnya, PT Geo Dipa Energi (Persero) atau GeoDipa Unit Patuha 2 Kabupaten Bandung, menggelar pelatihan tehnik pengelasan dasar (2G) di Kantor Project Management Unit setempat.

Pelatihan yang secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kabupaten Bandung, H. Uu Rukmana, Jum’at (16/12/2022) itu diikuti 20 peserta yang berasal dari 3 desa sekitar wilayah kerja Proyek PLTP Patuha 2, yakni Desa Sugihmukti, Desa Alamendah, dan Desa Panundaan.

Para peserta pelatihan pengelasan dasar tersebut akan dibekali dan dilatih berbagai terkait pengelasan, mulai dari cara melakukan identifikasi pada alat pelindung diri, karakteristik mesin las, hingga cara membuat las cantum atau tack weld.

Dalam sambutannya, Project Manager Patuha 2, Project Management Unit, Danang Maulana Sumalingga, menyampaikan pelatihan pengelasan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

“Dengan semangat dan optimisme, pesan saya manfaatkan momen ini sebaik-baiknya sebagai modal awal teman-teman untuk berkembang,” ujar Danang.

Project Manager Patuha Danang Maulana Sumalingga (batik biru) bersama Kadisnaker Kabupaten Bandung H. Uu Rukmana (kemeja kotak) sedang melakukan potong tumpeng pada pembukaan pelatihan pengelasan di Kantor Project Management Unit Patuha 2 Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (16/12/2022).

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kabupaten Bandung, H. UU Rukmana. Para peserta pelatihan pengelasan ini, katanya, perlu memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Manfaatkan 30 hari pelatihan ini, dan tekadkan untuk menjadi seorang ahli las yang berhasil,” kata Rukmana saat membuka pelatihan tersebut, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng.

Perwakilan peserta dari Desa Sugihmukti, Rahmat Supriatna berharap program pelatihan pengelasan ini dapat bermanfaat sebagai ilmu dasar.

“Harapan saya, GeoDipa dapat menggelar program pelatihan lebih banyak lagi, karena ini sangat bermanfaat bagi saya khususnya untuk modal mencari pekerjaan,” kata Rahmat.

Harapan senada juga disampaikan Irfan Muhamad Firdaus dari Desa Alamendah. Dirinya berharap dapat menjadi ahli di bidang pengelasan.

“Mudah-mudahan pelatihan ini bermanfaat. Terima kasih GeoDipa,” ujarnya.

 

Lily Setiadarma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *