Festival Literasi Nusantara digelar di Samosir

- Pewarta

Sabtu, 13 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir | Kontroversinews.-Beragam anak yang terdiri dari pelajar tingkat SD hingga SMP serius mengikuti Festival Literasi yang digelar PT Gramedia Asri di di Lopo Hotel Internasional, Tomok, Danau Toba, Kabupaten Samosir, Kamis 11/7/19.

Direktur Penerbitan dan Edukasi Gramedia Group, Suandi mengatakan Festival di Danau Toba ini adalah Festival Literasi ke-6, setelah sebelumnya diadakan di Surabaya, Yogyakarta, Lombok Utara, Banyumas dan Padang Panjang.

Menurutnya, Gramedia juga turut mengajak serta masyarakat dan komunitas baca pemenang GRCC 2016 (Alusi Tao Toba) dan 2018 (Rumah Baca Bakau dan Rumah Baca Lembah Sibayak), serta taman baca di sekitar Danau Toba.

Festival Literasi diadakan di Lopo Hotel Internasional, Tomok, Danau Toba, Kabupaten Samosir pada Kamis sampai Sabtu, 11/13 Juli 19. Festival Literasi Nusantara kali ini mengusung 6 dimensi literasi (baca tulis, numerasi, sains, digital, financial, dan budaya/kewargaan) yang dikemas secara menarik.

Beragam kompetisi edukatif seperti mewarnai, resensi buku, bercerita bahasa batak, menulis aksara batak, menulis esai, dan permainan tradisional menjadi kegiatan selama rangkaian acara.

Penampilan menari dan menyanyi dari komunitas taman baca juga menjadi pembuka rangkaian acara Festival Literasi Nusantara Danau Toba pada Kamis pagi, 11 Juli 19.

Tidak hanya itu, beragam seminar dari penulis serta tokoh kompeten di bidangnya akan Gramedia hadirkan di Danau Toba ini ini pada Jumat, 12 Juli 2019. Diawali dengan Workshop Menulis Kreatif oleh Nestor Rico Tambunan atau yang biasa disebut Nestor Katanya (penulis skenario Si Doel Anak Sekolahan), Workshop Pendidikan Alternatif dan Pelatihan Guru oleh Butet Manurung (pendiri Sokola Rimba) dan Seminar Literasi Digital dan Cara Menanggulangi Hoax oleh Maman Suherman (Penulis dan Pegiat Literasi).

Alasan memilih Danau Toba sebagai tempat literasi dilakukan, karena pada tahun lalu pegiat literasi Alusi Tao Toba besutan Togu Simorangkir menjadi pemenang literasi nusantara.

Sehingga, mengapresiasi hal itu Gremedia Group menggelar festival literasi yang akan menumbuhkan kecintaan masyarakat Sumatera Utara terhadap literasi.

“Kita tau sendiri yang namanya literasi itu amat berkaitan langsung dengan SDM. Kalau kualitas SDM kita meningkat dengan bagus, pastilah negara kita akan semakin jaya,” jelasnya.

Satu dari kegiatan menarik dalam literasi ini yakni karnaval perahu literasi oleh Yayasan Alusi Tao Toba.

Yayasan alusi Tao Toba sejak lama menyediakan buku di dalam kapal yang dapat dibaca masyarakat

Kapal yang dikemudikan Biston Manihuruk, salah satu Relawan Alusi Tao Toba ini sandar ke desa-desa pelosok Kawasan Danau Toba. Kapal ini menjadi perpustakaan mengapung dan mendekati orang-orang di Pinggiran Danau Toba.(ps)

Berita Terkait

Rumah Warga Miskin Dan Lansia”Ambruk” Minim Bantuan Sosial
Tak Sekadar Pelengkap, Pemkot Cirebon Dorong Perempuan Jadi Penggerak Literasi Politik
Polres Cirebon Kota Pecat Dua Anggota Terlibat Kasus Narkoba
Program MBG di Dapur SPPG Selacau Dinilai Sangat Membantu Keluarga Penerima Manfaat
Pemkot Cirebon Tingkatkan Kapasitas Guru Ngaji, Bentuk Generasi Berakhlakul Karimah
Polres Kuningan Gelar Bakti Sosial pada Peringatan HUT Reserse ke-78
Oknum RW dan RT Diduga Lakukan Pungli pada Bantuan BLT di Neglasari
Dugaan anggaran Ketahanan Pangan di Desa Solokan Jeruk menjadi ajang Bancakan

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 11:18

Rumah Warga Miskin Dan Lansia”Ambruk” Minim Bantuan Sosial

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:27

Tak Sekadar Pelengkap, Pemkot Cirebon Dorong Perempuan Jadi Penggerak Literasi Politik

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:27

Polres Cirebon Kota Pecat Dua Anggota Terlibat Kasus Narkoba

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:20

Program MBG di Dapur SPPG Selacau Dinilai Sangat Membantu Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:15

Pemkot Cirebon Tingkatkan Kapasitas Guru Ngaji, Bentuk Generasi Berakhlakul Karimah

Berita Terbaru