Diacara Pembukaan UKW Jabar, Gubernur Sebut Selama Menjabat Angka Kemiskinan Menurun

oleh -98 Dilihat

CIREBON (Kontroversinews).– Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyebut, selama dirinya menjabat, tidak ada penambahan warga miskin. Yang ada, angka penurunan warga miskin di daerahnya.

“Tidak ada penambahan warga miskin di Jabar, yang ada penurunan warga miskin,” kata Ridwan Kamil saat menghadiri kegiatan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar, di Ballroom Hotel Aston Cirebon, Rabu (19/7/2023).

Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, apa pun masalah pemerintahan yang dihadapi, dirinya selalu melakukan survei. Soal krisis ekonomi misalnya, dilakukan survei, kemudian menerapkan programnya untuk menangani kemiskinan dan dalam dua tahun, hasilnya warga miskin di Jabar berkurang sebanyak 310 ribu orang.

“Jadi gubernur berikutnya ya harus lebih kencang. Kami bikin one pesantren one produk, desa digital, petani milenial, kredit tanpa agunan kepada usaha mikro, juga bersama Bu Atalia kita bikin sekoper cinta,” katanya.

Kang Emil juga menyebutkan, ekonomi tertinggi di Pulau Jawa yakni Jabar, investasi tertinggi se-Indonesia ada di Jabar selama lima tahun berturut-turut. Bahkan, jalan tol terbanyak di negara ini ada di Jabar. “Kita juga surplus beras sampai 1,3 juta ton. Saat ini ada 60 ribu hektare lahan areal panen baru,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Pengurus PWI Jabar menggelar road show UKW angkatan 64 dan 65 selama dua hari, Rabu-Kamis (19-20/7/2023), di Ballroom Hotel Aston Cirebon yang diikuti lebih dari 60 wartawan se-Wilayah III Cirebon.

Dalam kegiatan yang dibuka langsung Gubernur Jabar, Ridwan Kamil tersebut, Pengurus PWI Jabar sekaligus memberi penghargaan kepada pria yang akrab disapa Kang Emil ini. Yakni Penghargaan Darma Saharsa Utama, sebagai inisiator program 1.000 UKW di Jabar.

Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat mengapresiasi program 1.000 peserta UKW se-Jabar. Menurutnya, road show program 1.000 peserta UKW justru saat ini banyak ditiru daerah lain. Hal itu tentunya tidak lepas dari peran penting dan bantuan Gubernur Ridwan Kamil yang selama ini memang dikenal dekat dengan kalangan media.

“Pak Gubernur sudah menunjukan hal yang esensial. Dia sangat peduli dengan kualitas wartawan. Akhirnya provinsi Jabar mau membantu program ini, dan wartawan yang mau ikut UKW bisa mengikuti secara gratis,” katanya.

Hilman tidak menyangkal, di Jabar sendiri ada sekitar 2 ribuan perusahaan media. Sementara jumlah wartawannya, diperkirakan bisa mendekati 10 ribuan. Jumlah tersebut, hanya sebagian kecil saja yang yang lolos UKW dan terverifikasi Dewan Pers.

“Intinya, peran Pak Gubernur untuk membantu wartawan mendapatkan sertifikat UKW, sangat membantu. Sama seperti kepedulian beliau yang sudah sukses mengentaskan angka kemiskinan di Jawa Barat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *