Depok terapkan PPDB sistem zonasi berkeadilan

- Pewarta

Rabu, 12 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok | Kontroversinews.- Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, Muhammad Thamrin menyatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 menerapkan sistem zonasi berkeadilan yaitu bukan hanya zonasi murni semata, tetapi juga dilihat nilai hasil ujian anak didik tersebut.

“Memang ada perbedaan penerapan PPDB dari tahun sebelumnya. Prinsip penerapannya tahun ini adalah ada rasa keadilan agar para siswa yang mempunyai nilai tinggi bisa lebih termotivasi untuk meningkatkan prestasi akademiknya,” kata Thamrin ketika ditemui di ruang kerjanya di Depok, Jawa Barat, Selasa.

Ia mengatakan anak didik yang mempunyai nilai ujian bagus tentunya perlu diberi motivasi bahwa nilai ujian tersebut tidak sia-sia, tetapi juga menjadi penentu diterima atau tidaknya mereka di sekolah negeri.

“Jadi kami menerapkan bukan hanya zonasi murni tetapi juga melihat nilai hasil ujian,” jelasnya.

Thamrin mengatakan penerapan sistem PPDB zonasi berkeadilan tersebut bukan hanya diterapkan di Kota Depok saja tetapi juga di DKI Jakarta yang juga menerapkan hal serupa.

“Penyebaran sekolah negeri memang belum merata untuk itu kita perlu memberikan rasa keadilan bagi para siswa yang mempunyai nilai tinggi,” ujarnya.

Dikatakannya dengan sistem zonasi berkeadilan anak-anak tetap diberikan apresiasi jangan sampai tak dipakai nilai ujian tersebut.

“Mereka ini sudah berjuang untuk mendapatkan nilai ujian tinggi hal itu perlu diberi apresiasi,” katanya.

Thamrin juga mengatakan memberikan apresiasi kepada siswa yang mempunyai prestasi diluar akademiknya seperti mampu menjadi juara tingkat lokal maupun nasional baik itu dibidang olahraga maupun di bidang seni.

“Ini semua bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah mempunyai prestasi,” demikian Thamrin. (ANTARA)

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru