Bupati: Jika Ada Warga Batuk Jangan Langsung Simpulkan Terkena Virus Corona

- Pewarta

Sabtu, 28 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOREANG  | Kontroversinews – Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengatakan bahwa pelaksanaa Rapid test akan dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat, pada Senin 30 Maret 2020. Tetapi, Rapid test tersebut hanya untuk yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP).

“Jika bukan ODP ingin ikut dites, apa dulu alasannya ? Kami sendiri memiliki data. Semua tentu ingin dites, tapi berat. Kalau dirinya merasa sehat, tidak perlu langsung menyimpulkan ingin diperiksa. Karena sesak napaspun belum tentu terkena Virus Corona. Orang yang terjangkit Virus Corona itu  gejalanya demam, batuk kemudian sesak nafas,” ujar Dadang saat wawancara disela-sela acara penyemprotan disinfektan di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat  (27/3/2020).

ARMADA mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bandung, di bawah koordinasi langsung bupati Dadang Naser sedang melakukan penyemprotan di beberapa ruas jalan, Jumat (27/03).

Dadang menyakini jika dalam pelaksanaan rapid tes tersebut tidak akan menciptakan kerumunan. Karena pelaksanaannya petugas kesehatanlah  yang mendatangi warga ke masing-masing kendaraanya.

“Jadi jarak antar kendaraan sekitar lima menit. Kegiatan tersebut sudah disimulasikan oleh pihak Polresta dan pihak Kodim serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung,” tutur Dadang.

Dadang juga mengungkapkan tentang dirinya dicurigai bestatus orang dalam pengawasan, karena menghadiri musrembang dimana pada acara tersebut dihadiri juga pejabat dari Jawa Barat.

“Memang bertemu tapi waktunya sudah lewat sekitar 14 hari,” tegas Dadang.

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Bandung melakukan penyemprotan disinfektan yang terkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, BPBD, DAMKAR dan Satpol PP.
Untuk area yang sifatnya protokol maka penyemprotan disinfektan merupakan tanggung jawab Damkar Kabupaten Bandung. Untuk wilayah pasar merupakan tanggung jawab dinas pasar. Dinas Pertanian Kabupaten Bandung melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan drone yang dapat mencangkup hingga satu setengah hektar, dengan jumlah 16 liter, sehingga hanya memerlukan beberapa menit untuk menyebar disinfektan kebeberapa tempat. Kemudian untuk daerah yang terdapat warga berstatus ODP atau zona merah, maka menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan secara langsung.

“Desa melakukan belanja secara  mandiri guna melakukan penyemprotan pada  tempat-tempat peribadatan dan sekolah. Ini semua dilakukan dengan cara bahu membahu karena penyemprotan tidak cukup sekali atau dua kali. Ini  akan terus berlanjut,” jelas Dadang.

Terakhir, Dadang berharap kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk selalu disiplin. Kalau tidak perlu sama sekali untuk keluar rumah, maka jangan keluar rumah. Tetapi  lakukan aktivitas di rumah. Jangan lupa berjemur dan olahraga dan makan makananan yang sehat.

“Tolong, jika ada warga yang batuk atau apa jangan langsung menyimpulkan Virus Corona,” pungkas Dadang. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru