BPN Kabupaten Bandung Targetkan 5.000 Bidang Tanah Belum Terpetakan

- Pewarta

Sabtu, 17 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Pemetaan dan Pengukuran Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) BPN Kabupaten Bandung Nurul Huda, saat memberikan surat kepada staff , di ruang kerja, Jumat (16/9/2022). Photo - Lee.

Kepala Seksi Pemetaan dan Pengukuran Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) BPN Kabupaten Bandung Nurul Huda, saat memberikan surat kepada staff , di ruang kerja, Jumat (16/9/2022). Photo - Lee.

 

KAB. BANDUNG Kontroversinews.com – Sebanyak 5.000 bidang tanah di Kabupaten Bandung masih belum terpetakan. Oleh karena itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) terus berupaya memetakan bidang tanah tersebut agar tidak memicu sengketa atau tumpang tindih kepemilikan.

“Tahun 2022 ini kita ada target 5.000 (pemetaan bidang tanah),” ujar Kasi Pemetaan dan Pengukuran Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) BPN Kabupaten Bandung Nurul Huda saat dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2022).

Ia menuturkan pihaknya akan mengirim surat kepada 16 desa di Kabupaten Bandung tentang bidang tanah yang belum terpetakan. Selanjutnya akan dilakukan pemetaan bidang tanah untuk pemetaan tanah.

“Mohon dibantu kepala desa, perangkat desa dan tokoh masyaraat untuk menyosialisasikan bidang tanah belum terpetakan, tujuan pemetaaan bidang tanah untuk layanan elektronik dan mengurangi tumpah tindih sertifikat biar terpetakan di peta digital,” katanya.

Seorang staff sedang memberikan pelayanan kepada pengunjung yang akan membuat Sertifikat Tanah di Kantor BPN Kabupaten Bandung. Photo – Lee.

Setelah terpetakan maka masyarakat dapat mengecek status tanah pada aplikasi survei tanahku. “Masyarakat dapat lihat posisi letak tanah, pemilik langsung ketahuan kalau yang sudah bersertifikat,” katanya.

Nurul menyebut Desa Baleendah menjadi salah satu wilayah yang memiliki banyak bidang tanah belum terpetakan total ada 1.549. Apabila sudah terpetakan maka peta bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan desa.

“Sudah jalan ke lapangan (petugas) menurunkan 16 tim tiap desa,” katanya.

Ia mengatakan para petugas akan melakukan verifikasi bidang tanah yang belum terpetakan. Mereka dibekali surat tugas dari Kantor ATR /BPN Kabupaten Bandung.

“Verifikasi bidang tanah yang belum terpetakan, kalau masyarakat ditanya sertifikatnya jangan khawatir masyarakat bisa cek petugas kita dibekali dengan surat tugas,” katanya.

Ia berharap 99 persen bidang tanah yang belum terpetakan dapat segera selesai di tahun 2022. Nurul melanjutkan apabila masyarakat masih ragu terhadap keberadaan petugas BPN dapat menanyakan surat tugas.

 

Berita Terkait

Refleksi Satu Tahun Pengabdian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemkot Cirebon Siap Lanjutkan Pembangunan
Pemkot Cirebon Dukung Pembentukan Formula, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus Diresmikan Camat Asep Suryadi
Polemik Pemasangan Tiang dan Kabel Fiber Optik di Desa Bojongmalaka Diduga Tanpa Izin
​Peringati Hari Pers Nasional, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial di Dua Kecamatan
Terima Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Cerdas Akademis dan Terlindungi Sosial
LPKN: Kisruh Tunjangan DPRD Kuningan Diduga Kesalahan Administrasi
Tabir Misteri Kematian Massal Ikan Dewa Kuningan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:43

Refleksi Satu Tahun Pengabdian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemkot Cirebon Siap Lanjutkan Pembangunan

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:13

Pemkot Cirebon Dukung Pembentukan Formula, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:25

Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus Diresmikan Camat Asep Suryadi

Senin, 16 Februari 2026 - 20:30

​Peringati Hari Pers Nasional, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial di Dua Kecamatan

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:25

Terima Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Cerdas Akademis dan Terlindungi Sosial

Berita Terbaru

NUSANTARA

Mantan Ketua PWI Nahkodai AMKI Bali

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:44