Harga bawang putih di pasar induk Garut turun drastis

- Pewarta

Senin, 13 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut | Kontroversinews.- Harga bawang putih di Pasar Induk Ciawitali, Kabupaten Garut, Jawa Barat, turun drastis dari Rp70.000 per kilogram sejak awal Bulan Ramadhan menjadi Rp35.000 per kilogram, karena stok barang tersedia melimpah dari pemasok di Cirebon.

“Sekarang harga bawang putih turun drastis dari semula sampai Rp70.000 sekarang cuma Rp35.000 per kilogram,” kata Rinda Rabanda distributor sayuran di Pasar Ciawitali, Garut, Jawa Barat, Senin.

Ia menuturkan komoditas bawang putih sempat menjadi perhatian pedagang yang kesulitan mendapatkan barang dan mendapat keluhan dari para pembeli karena harganya melambung tinggi.

Awal Ramadhan, kata dia, harga bawang putih mencapai Rp70.000, kemudian setelah sepekan harga turun menjadi Rp50.000 sampai saat ini menjadi Rp35.000 per kilogram.

“Tiga hari lalu harganya Rp50.000 sekarang menjadi Rp35.000 per kilogram, kemungkinan bisa turun lagi kalau stoknya banyak,” kata Rinda.

Ia mengatakan bawang putih yang biasa dijual merupakan bawang impor yang didistribusikan melalui gudang di Cirebon.

Menurut dia, harga bawang putih diprediksi akan kembali naik menjelang Lebaran atau terjadinya peningkatan kebutuhan masyarakat, namun persoalan itu bisa teratasi jika stok barang tersedia lancar.

“Bisa saja Lebaran naik, tapi mudah-mudahan saja stabil, barangnya ada,” katanya.

Selain bawang putih, sejumlah komoditas sayur-sayuran di Pasar Ciawitali juga turun seperti kol, kentang, termasuk berbagai jenis cabai dan bawang merah lokal.

Rinda menyebutkan seperti bawang merah lokal dari Rp30.000 sekarang menjadi Rp15.000per kilogram, kemudian cabai merah dari Rp45.000menjadi Rp24.000per kilogram.

Bahkan cabai rawit maupun cabai inul dari Rp25.000sekarang menjadi Rp12.000 per kilogram yang disebabkan stok barang tersedia banyak. (Antara)

Berita Terkait

Pemda Kuningan dan Bank Kuningan Resmi Teken PKS Pengelolaan dan Branding Taman Setda
Perkuat Ekonomi Digital, Pemkot Cirebon Tekankan Etika Komunikasi bagi Wirausahawan Muda
Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Brebes Serahkan Bantuan Alsintan
Pedagang Pasar Ciwidey dan PT Mentari Sepakati Penyesuaian Harga Ayam Potong
bjb Optimistis BEREHAN Tidak Hanya Gerakan Berkurban, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah
SLIK OJK Jadi Penghalang, Warga Sulit Akses Kredit Meski Sudah Lunas
Promosi Wisata Perlu Digencarkan, Walini Rancabali Harapkan Perhatian Pemkab Bandung
PDAM Kuningan Jamin Peningkatan Pelayanan Pelanggan Akan Meningkat

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:58

Pemda Kuningan dan Bank Kuningan Resmi Teken PKS Pengelolaan dan Branding Taman Setda

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:16

Perkuat Ekonomi Digital, Pemkot Cirebon Tekankan Etika Komunikasi bagi Wirausahawan Muda

Senin, 13 Oktober 2025 - 21:43

Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Brebes Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:28

Pedagang Pasar Ciwidey dan PT Mentari Sepakati Penyesuaian Harga Ayam Potong

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:13

bjb Optimistis BEREHAN Tidak Hanya Gerakan Berkurban, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru