PRODUKSI TURUN HARGA KOPI NAIK

- Pewarta

Sabtu, 9 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir | Kontroversinews.-Pedagang kopi bubuk dipasar tradisional Onan Baru Pangururan, Mak Debora Parapat, akui ketersediaan bahan baku kopi robusta.

pangururan Rabu 6/3/19 Harga kopi di Samosir kini mengalami kenaikan sebesar Rp 1.500 dari minggu lalu. Namun produksi kopi, baik robusta maupun kopi ateng, mengalami penurunan cukup drastis.

“Tahun 2018 masih banyak hasil, tapi 2019 ini sangat berkurang. Setengah dari hasil tahun lalu pun tidak ada lagi.
Penurunan hasil akibat cuaca yang tidak menentu,” tutur petani kopi, warga dusun Sitao-tao, Desa Tanjung Bunga Kecamatan Pangururan kabupaten samosir
Op Joy Simbolon (65), kepada wartawan,Rabu 6/3/19.

Disebutkan, saat hujan turun seperti hujan batu dan gerimis panas, sangat mempengaruhi hasil panen kopi. “Itu yang membuat hasil turun drastis dari tahun kemarin,” ucap Op Joy.

Salah satu pedagang kopi bubuk dipasar tradisional Onan Baru Pangururan, Mak Debora Parapat, juga mengakui hal yang sama. Kini harga kopi robusta Rp 27.500/kg, naik Rp 1.500/kg dari bulan Desember 2018. Namun ketersediaan dari Samosir berkurang.

“Desember lalu masih Rp 26.000/kg. Sekarang sudah Rp 27.500/kg. Saat ini bahan baku sangat tipis dari Samosir, sehingga kita masih mendatangkan dari Sidikkalang, dengan harga Rp 26.500/kg,” terang Mak Debora.

Dia menyebutkan, harga kopi robusta di Samosir pada tahu 2017, pernah naik drastis hingga Rp 33.000/kg. Namun di 2018 rata-rata masih dikisaran Rp 28.000/kg.

Tidak hanya itu, disampaikan juga, hingga saat ini rasa kopi khusus robusta, rasa kopi Sidikkalang masih tetap unggul dari kopi Samosir.

“Aroma sama, tapi rasa masih lebih bagus kopi Sidikkalang. Hanya, kadar air kopi Samosir lebih rendah dari kopi Sidikkalang,” ujarnya.

Pantauan harga dipasar tradisional Onan Baru Pangururan, bawang merah mengalami kenaikan harga, minggu lalu Rp 28.000/kg, minggu saat ini Rp 30.000/kg. Bawang putih dari Rp 22.000/kg jadi Rp 23.000/kg.

Cabe merah tetap Rp 15.000/kg, rawit Rp 25.000/kg, kemiri kupas Rp 35.000/kg, kentang Rp 8.000/kg, wortel Rp 8.000/kg, beras ketan Rp 18.000/kg, kacang tanah Rp 25.000/kg, tomat Rp 10.000/kg, minyak goreng Rp 12.000/kg, gula pasir Rp 12.000/kg, kacang hijau Rp 24.000/kg, jahe Rp 20.000/kg, dan kunyit Rp 15.000/kg.

Jagung vioner kasar, minggu lalu Rp 5.000/kg, saat ini Rp 3.000/kg. Beras putih Rp 150.000/kaleng, beras merah Rp 150.000/kaleng.

Telur ayam kampung Rp 3.000/butir, telur bebek Rp 3.000/butir, telur ayam rastra 3 butir Rp 5.000, daging ayam kampung Rp 70.000/ekor, ayam rastra Rp 45.000/ekor, daging sapi Rp 120.000/kg.(ps)

Berita Terkait

Pemda Kuningan dan Bank Kuningan Resmi Teken PKS Pengelolaan dan Branding Taman Setda
Perkuat Ekonomi Digital, Pemkot Cirebon Tekankan Etika Komunikasi bagi Wirausahawan Muda
Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Brebes Serahkan Bantuan Alsintan
Pedagang Pasar Ciwidey dan PT Mentari Sepakati Penyesuaian Harga Ayam Potong
bjb Optimistis BEREHAN Tidak Hanya Gerakan Berkurban, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah
SLIK OJK Jadi Penghalang, Warga Sulit Akses Kredit Meski Sudah Lunas
Promosi Wisata Perlu Digencarkan, Walini Rancabali Harapkan Perhatian Pemkab Bandung
PDAM Kuningan Jamin Peningkatan Pelayanan Pelanggan Akan Meningkat

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:58

Pemda Kuningan dan Bank Kuningan Resmi Teken PKS Pengelolaan dan Branding Taman Setda

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:16

Perkuat Ekonomi Digital, Pemkot Cirebon Tekankan Etika Komunikasi bagi Wirausahawan Muda

Senin, 13 Oktober 2025 - 21:43

Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Brebes Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:28

Pedagang Pasar Ciwidey dan PT Mentari Sepakati Penyesuaian Harga Ayam Potong

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:13

bjb Optimistis BEREHAN Tidak Hanya Gerakan Berkurban, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru