Sosialisasi Deteksi Dini Penyebaran Paham Radikalisme Tingkat Kab Bandung

- Pewarta

Kamis, 15 Februari 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung | Kontroversinews.com-Sosialisasi deteksi dini paham radikalisme tingkat Kab Bandung tahun 2018 di wisma Palapa Soreang dihadiri dari beberapa unsur masyarakat dan intansi lain dalam rangka menciptakan kondusifitas di lingkungannya berpedoman dari masyarakat untuk masyarakat.

Sosialisasi yang digelar Badan Kesbang dan Politik Kab Bandung bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat di masing masing didaerahnya serta lebih paham apa yang dinamakan paham radikalisme.

Menurut Kabid Kewaspadaan dan Kerjasama Intel Badan Kesbang dan Politik Kab Bandung, Sudiro S.Sos .MSi , sosialisasi dalam rangka untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam cara kita itu melakukan pembentukan jaringan , namun masyarakat sendiri perlu pemahaman apa itu kewaspadaan apa itu jaringan .

Ada 2 versi yaitu 1 ada Intel dan disitu ada komunitas yang tergabung dalam Komida didalamnya ada Polres , Intel Polres , Intel Kodim , BIN atau Binda Jabar , Intel Kejaksaan jelasnya didalam jaringan ada unsur penegak hukum dan keamanan.

Versi ke 2 ada unsur dari masyarakat berdasarkan Permendagri No 12 Th 2016 tentang forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM ) itu langsung dari pusat itu memerintahkan ke 3 provinsi sampai Kabupaten didalamnya tokoh masyarakat yang ada di wilayah tanpa melibatkan aparat .

Atas nama Kesbang Pol dan atas nama Bupati Bandung diharapkan bisa ikut berperan aktif dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah terutama dalam meningkatkan kewaspadaan dini dari sosialisasi ini akhirnya masyarakat tahu bagaimana cara melapor dan kepada siapa .

Dalam kegiatan sosialisasi ini kami mengundang MUI , Penyuluh Agama , Kasi Trantib Desa, Trantib Kecamatan .karena prinsipnya keamanan dari bawah makanya harus ada keterlibatan dari masyarakat termasuk dari FKDM karena ini kepentingan masyarakat untuk masyarakat jangan terpaku kepada Pemerintah karena keterbatasan makanya perlu adanya rasa tanggung jawab masyarakat , masyarakat lebih paham cara tehnik melapor dan tahu perkembangan yang terjadi diwilayahnya , keterlibatan masyarakat sangatlah penting dalam menciptakan kondusifitas lingkungan, “tegasnya. (Mindra)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru