Teh Nia : Kasus Stunting Di Kab. Bandung Harus Segera di Tuntas

- Pewarta

Selasa, 6 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KATAPANG || Kontroversinews – Calon Bupati ( Cabup ), Bandung nomor urut 1 Hj. Kurnia Agustina menanggapai adanya Kasus stunting atau anak tumbuh dengan tubuh kerdil di Kabupaten Bandung menjadi perhatian khusus , dan berkeinginan agar kasus stunting di Kabupaten Bandung segera bisa dituntaskan.

“Kasus stunting menjadi perhatian khusus ya. Berdasarkan dari Rikerda Kesehatan, kasus stunting ini ada di beberapa desa dan kecamatan,” kata Hj. Kurnia Agustina yang akran disapa Teh Nia
Teh Nia menyebut kasus stunting di Kabupaten Bandung perlu segera mendapat tindakan yang serius. Jika penanganan tidak merata dan tidak segera dilakukan, maka ia khawatir masyarakat tidak terlalu aware dengan isu tersebut.

Sehingga, ujar dia, kasus stunting di Kabupaten Bandung tak akan terselesaikan secara menyeluruh. Apalagi, kasus stunting berkaitan erat dengan masa depan aset bangsa.


“Makanya dalam penanganannya penting sekali untuk bekerjasama dan melibatkan unsur pentahelix. Akademisi harus ikut, pemerintah harus ikut, media dan komunitas juga harus terlibat,” kata Teh Nia
Dengan penanganan yang dilakukan secara pentahelix, ia berharap generasi penerus bangsa di Kabupaten Bandung tidak ada lagi yang mengalami gagal tumbuh.
“Untuk masalah ini sebetulnya sudah ada gugus tugas yang menanganinya dan dikomandoi oleh Kepala Bapeda melalui gerakan aksinya dan diwakili oleh Dinkes Kabupaten Bandung,” kata dia.
Kendati begitu, gugus tugas untuk pencegahan stunting di Kabupaten Bandung tentu harus dibantu oleh seluruh elemen masyarakat dan sikap proaktif masyarakatnya sendiri.
“Makanya gugus tugas juga selalu melakukan penanganan dan pencegahan dengan memperluas sebaran desa sebagai langkah antisipasi,” kata dia.


Selain itu, kata dia, keterlibatan Badan KB, Dispakan, Dinsos dan BPOM juga harus betul-betul dimaksimalkan. Yang lebih penting, kata dia, Disperkimtan, ke depan juga harus lebih bekerja keras dalam hal perbaikan sanitasi. Sehingga, keseluruhan komponen penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Bandung lebih terintegrasi.

“Karena begini, ketika sanitasinya tidak bagus, kualitas lingkungan tidak bagus, dan kualitas air yang dikonsumsi tidak bagus, tentu ini akan rentan meningkatkan jumlah kasus stunting,” kata dia.
Teh Nia menyebut, program sanitasi menjadi harga mati bagi pasangan NU Pasti Sabilulungan. Jika pasangan NU Pasti Sabilulungan menjadi pemimpin di Kabupaten Bandung, maka isu lingkungan yang masih meninggalkan banyak PR akan dituntaskan.

“Isu lingkungan, baik sanitasi hingga masalah kasus stunting sudah masuk dalam visi dan misi kami. Seluruh permasalahan lingkungan harus dirampungkan,” kata Teh Nia ( Lily Setiadarma )

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru