Pasien Tak Merasa Takut Berobat ke Puskesmas Rawabogo Meski Dimasa Pandemi, Ini Alasannya

- Pewarta

Senin, 7 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

drg Yuli Rahmila , tengah melakukan pemeriksaan gigi kepada pasien di Puskesmas Rawabogo, Senin 7 September 2020.( photo : Kontroversinews.com || Lee )

drg Yuli Rahmila , tengah melakukan pemeriksaan gigi kepada pasien di Puskesmas Rawabogo, Senin 7 September 2020.( photo : Kontroversinews.com || Lee )

CIWIDEY  | Kontroversinews – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan niat pasien di Puskesmas Rawabogo, Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, untuk berobat. Pasalnya, Puskesmas Rawabogo telah menerapkan segala protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Puskemas Rawabogo dr. Hj Septika didampingi Kasubag TU Puskesmas Ahmad Saefudin menuturkan, dengan pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut sehingga pasien yang berobat ke Puskesmas bisa merasa aman dan nyaman.

“Pasien yang datang dicek suhu tubuh, cuci tangan, dan diwajibkan menggunakan masker sebelum daftar dan mausk ke ruang tunggu,” ujar Hj.Septika kepada Kontroversinews.com saat ditemui di ruang kerjanya, Senin  (7/9)

Selain itu, Puskesman Rawabogo juga tidak menganjurkan pasien membawa anak. Jika membawa anak, maka pasien harus menunggu di luar agar anak tidak berpotensi tertular Covid-19, meskipun anaknya menggunakan masker.

Saat diperiksa, kata dia, pasien juga akan dilayani oleh tenaga medis atau dokter sesuai protokol kesehatan Covid-19. Ia pun mengimbau agar masyarakat yang tidak urgen (darurat) berobat ke Puskesmas untuk tidak datang. Hal ini guna meminimalisir potensi tertularnya virus Covid-19 di tengah pandemi.

Kepala Puskemas Rawabogo dr. Hj Septika didampingi Kasubag TU Puskesmas Ahmad Saefudin saat memberikan keteranhan kepada Media di Rawabogo , Senin (7/9 ).

“Dengan protokol kesehatan, kami tetap kebanjiran pasien. Pasien tetap berdatangan. Dan Alhamdulillah, selama ini tidak pernah ada indikasi pasien yang datang kesini mengidap Covid-19,” kata dia.

Merawat Kesehatan Gigi 

Sementara itu, drg Yuli Rahmila  menuturkan secara umum pelayanan untuk poli gigi buka setiap hari. Sebab, masyarakat masih membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan penyakit gigi.

“Masih seperti biasa, hampir tidak ada perubahan. Selama sebulan biasanya ada sekitar 140 orang pasien yang datang berobat di masa pandemi ini,” kata dia.

Menurut Yuli, di masa pandemi yang rentan tertular Covid-19 di pusat-pusat pelayanan kesehatan, maka ia meminta agar masyarakat menjaga pola kesehatan gigi. Sehingga, kata dia, pasien tak perlu datang untuk memeriksakan gigi ke pusat pelayanan kesehatan.

Merawat kesehatan gigi, ujarnya, cukup mudah. salah satunya yakni rutin menggosok gigi.”Dengan merawat gigi atau rutin menggosok gigi, ini meminimalisir terjaidnya gigi berlubang. Karena gigi berlubang itu biasanya ada tingkatannya, Mulai dari ringan, sedang, dan berat. Kalau sudah berat harus ada tindakan selanjutnya, karena memang biasanya menimbulkan nyeri dan peradangan,” pungkasnya. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru