SOREANG | Kontroversinews – Bupati Bandung, Dadang M. Naser melantik dan mengambil sumpah sebanyak 245 orang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang memegang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (8 orang), Administrator (58 orang) dan Jabatan Pengawas (179 orang) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.
Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengatakan bahwa adanya perubahan nomenklatur bagan dan struktur organisasi perangkat daerah, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2019 Tentang Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah.
“Selain itu juga, dalam rangka penyegaran organisasi dan adanya pejabat yang telah memasuki masa purna bakti, mendesak perlunya dilakukan rotasi, mutasi dan promosi, karena merupakan hal yang biasa dan dinamis dalam sebuah organisasi. Dua tiga bulan ke depan, bisa jadi dilakukan perputaran lagi,” ucap Bupati Dadang Naser usai acara yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika Soreang, Kamis (2/1).
Dadang menuturkan bahwa pelantikan dan pergeseran beberapa posisi jabatan, tidak dilatarbelakangi kata like dan dislike. Menurut Dadang, pihaknya telah melakukan pertimbangan secara objektif, kepangkatan, kompetensi, kinerja dan pengalaman.
“Tentunya, hal ini sejalan dengan Tim Penilai Kinerja Kepegawaian,” tutur Dadang.
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik antara lain Cakra Amiyana, yang semula menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM), kini menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA). Cakra Amiyana menggantikan posisi Ernawan Mustika, yang telah memasuki masa purna bakti. Kepala Diskop UKM kini dijabat oleh Drs. H. Agus Firman Zaini, M.Si. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud). Sementara posisi Kepala Disparbud sendiri, saat ini mengalami kekosongan jabatan. Kemudian Dr. H. Marlan Nirsyamsu dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), yang bertukar posisi dengan H. Slamet Mulyana, S.H, S.Ip, M.Si yang kini menduduki jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan kini diduduki Ir. Atih Witartih, M.Si, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik. Atih Witartih menggantikan Dra. Hj. Siti Nuraini Alimah, M.Si. yang telah memasuki masa purna bakti.
Selain rotasi, mutasi dan pengisian kekosongan jabatan, ada juga pengukuhan beberapa pejabat yang mengalami perubahan nomenklatur, antara lain di lingkup Asisten Sekretariat Daerah. Dadang berharap agar pelantikan tersebut dapat disertai pembentukan pribadi yang sadar amanah dan tanggungjawab. Dirinya juga berharap kepada para pejabat untuk bekerja sesuai kewenangan, dan tidak memutuskan yang bukan kewenangannya.
“Misalnya Ruli Hadiana, dikukuhkan kembali sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Marlan, sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Erick Juriara Ekananta sebagai Asisten Administrasi Umum,” pungkasnya. (Lily Setiadarma)








