Kab.Cirebon | Kontroversinews,.- Berawal dari kunjungan wartawan media ini kedesa prajawinangun wetan kecamatan kaliwedi kabupaten cirebon pada 5-November-2019 lalu bersama rekan-rekan dari media lain,untuk menemui pejabat sementara kepala desa (pjs kades) tersebut diatas dan ketemu.dalam pertemuan yang terjadi diruang pjs kades tersebut,rekan-rekan media melakukan klarifikasi (wawancara) tentang adanya keluhan warga setempat yang mengeluh bau kotoran ternak dari kandang ternak milik warga lainnya yang sama-sama tinggal dalam satu blok.
Namun dikarenakan jawaban dari pjs kades yang terlihat seperti berbelit-belit,wartawan media ini lantas meninggalkan ruangan karena malas melanjutkan klarifikasi.selang satu jam kemudian rekan-rekan keluar juga dari ruang kerja pjs kades prajawinangun wetan tersebut tanpa berkata apapun sampai waktu sore tiba dan hendak berpisah untuk pulang ketempat tinggal masing-masing,tidak satupun informasi yg didapat oleh wartawan media ini dari rekan-rekannya.
Pada 6-November-2019 besok harinya,wartawan media ini mencoba menggali informasi dari pjs kades via sambungan selullarnya tentang akhir/ending dari klarifikasi kemarin namun tidak mendapatkan jawaban.
Pada periode 7-November-2019 lah,setelah dari siang mencoba menghubungi kembali sang pjs kades tersebut.wartawan media ini dibuat kaget oleh photo kiriman dari pjs kades yang berisi kwitansi pembayaran iklan yang bernilai 20 juta namun baru dibayar 15 juta sambil disertai kalimat “sudah diberesi oleh sekretaris desa (sekdes)”,photo itu dikirim pada pukul 19;37 Wib (malam).
Entah apa dan bagaimana maksud dari kalimat diberesi tersebut,karena sampai berita ini diturunkan,tidak ada satupun informasi yang didapat.
Yang jelas,timbul tanda tanya besar.apa sih hubungan sekdes yang bernama kadir yang namanya tercantum pada lembar kwitansi diphoto tersebut dengan klarifikasi/wawancara bebauan kotoran ternak warga desa setempat yang diklarifikasikan ke kades,masalahkah atau apakah.semuanya terlihat abu-abu,dan berbau dugaan. (Kusyadi)








