Ganjar Ngamuk, Bangun Sekolah SMAN Tawangmangu Pakai Tembok Palsu

- Pewarta

Selasa, 1 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sidak dadakan di pembangunan SMAN Tawangmangu, Minggu (30/1/2022). 

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sidak dadakan di pembangunan SMAN Tawangmangu, Minggu (30/1/2022).   

Kontroversinews.com– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengamuk saat sidak bangunan bangunan gedung SMAN Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Luapan kemarahan Ganjar itu terjadi saat dia melakukan sidak di SMAN Tawangmangu, Minggu (30/1/2022).

Dalam video yang diunggah di channel YouTubenya, awalnya Ganjar bersama sejumlah rombongan menaiki sepeda motor menuju SMAN Tawangmangu.

Ganjar kemudian langsung melakukan inspeksi dengan mengelilingi gedung. Saat berkeliling, Ganjar melihat bangunan yang tidak dikerjakan dengan baik. Dia kemudian memeriksa tembok dan mencoba mengujinya dengan menendang tembok tersebut. Dalam sekali percobaan, tembok yang ternyata terbuat dari hardboard itu langsung jebol.

Ganjar terlihat beberapa kali menendang bagian yang berbeda dan hasilnya sama. Ganjar kemudian meminta mandor untuk menelepon bosnya. Dalam percakapan dengan pimpinan proyek lewat sambungan telepon, Ganjar menanyakan kualitas tembok yang ternyata berbahan hardboard. “Itu saya tendang jebol, Anda jangan bohongi saya.

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru