2.153 Personel TNI-Polri Siap Amankan Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Bandung

- Pewarta

Kamis, 24 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOREANG | Kontroversinews – Sedikitnya 2.153 personel gabungan TNI-Polri akan diterjunkan untuk mengamankan Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Bandung. Rencananya, ribuan personel tersebut akan mulai melakukan pengamanan pada Jumat (25/10/2019).

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengatakan, ribuan personel gabungan tersebut akan disebar dan ditempatkan di 30 kecamatan yang akan menggelar Pilkades Serentak. Mereka, kata dia, akan mengamankan 2.098 tempat pemungutan suara (TPS).

“Besok para personel sudah masuk dan menempati posisi masing-masing. Mereka akan melakukan pengamanan hingga hari H+1, baru akan kami tarik kembali,” kata Indra seusai memimpin apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak di Dom Balerame Sabilulungan, Soreang, Kamis (24/10/2019).

Indra mengatakan, ada beberapa pola pengamanan yang akan dilakukan oleh para personel di masing-masing TPS. Pola pertama, yaitu 2 petugas kepolisian dibantu 8 orang Linmas mengamankan 4 TPS. Kedua, dua petugas kepolisian dibantu 16 orang Linmas mengamankan 8 TPS.

Selain itu, untuk pengamanan rayon (2 kecamatan) dan pengamana zona (4 kecamatan) juga mendapat BKO dari Dalmas Polda Jabar dan Satbrimob Polda Jabar. Mereka akan melakukan pengamanan dengan cara mobilitas dengan menggunakan sepeda motor.

“Untuk pengamanan rayon dan zona mengguakan sepeda motor. Hal ini untuk memudahkan pergerakan guna melapis pengamanan TPS. Sehingga jika terjadi sesuatu hal, maka akan lebih cepat menanganinya,” kata dia.

Indra sendiri mengaku ada delapan desa di Kabupaten Bandung yang menjadi perhatiannya. Kedelapan desa tersebut menjadi desa yang rawan konflik. Kendati demikian, untuk pengamanannya, pihaknya menebalkan personel di delapan desa tersebut.

“Ada delapan desa yang rawan konflik. Tapi kami jauh-jauh hari sudah mengantisipasi dan saat pelaksanaan pemungutan suara, kami tebalkan pengamanannya,” kata dia.

Menurut Indra, petugas akan melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai SOP jika ada upaya-upaya yang membahayakan masyarakat umum maupun petugas saat berada di lapangan. “Aturannya sudah jelas kalau ada pengacau, karena Indonesia negara hukum. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Linud 330 dan Lanud Sulaeman. Mereka akan terjun jika sewaktu-waktu kami butuh pengutaan personel saat adanya urgensi,” kata dia.( Lily Setiadarma)

 

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru