Warga Desa di Pasuruan Jadi Langganan Banjir Minta Normalisasi Sungai

- Pewarta

Kamis, 11 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Pasuruan (Kontroversinews.com) – Dardiri menjelaskan Desa Sadengrejo langganan banjir selama bertahun-tahun. Banjir di lokasi ini karena luapan dua sungai yang ada di barat dan timur desa. Beberapa tahun terakhir banjir semakin kerap terjadi karena gorong-gorong di bawah jalan tol di ujung utara kedua sungai tak memadai.

“Kami berharap ada normalisasi sungai serta pelebaran gorong-gorong di tol. Tanpa itu desa kami akan tetap jadi langganan banjir. Lama-lama bisa tenggelam,” terang Dardiri.

Menurutnya, pada 2014 pemerintah setempat melakukan normalisasi sungai barat desa. Normalisasi kala itu terbukti efektif mencegah banjir.

“Nggak ada banjir tahun 2014-2015. Saat ini sungai kembali dangkal,” sebut Dardiri pada Detiknews.

Dijelaskan Dardiri karena sudah langganan banjir, warga hapal dengan situasi yang akan mereka hadapi saat air datang.

“Saat ada imbauan ‘awas Sadeng banjir’, ya kita hanya lihat saja di depan rumah, lihat perjalanan air. Kalau arus air cepat tinggi, berarti barang-barang segera dievakuasi ke tempat aman. Kalau arus pelan, oh berarti nggak mungkin masuk rumah, tidur,” pungkasnya.

Data Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan, banjir di Desa Sadengrejo sempat mencapai 80 senti meter. Sedangkan di Kawisrejo 10 sentimeter. ***AS

 

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru