Terkait Temuan Macan Tutul di Wana Wisata Kawah Putih Ini Penjelasan Duty Manager

oleh -9 views

RANCABALI || Kontroversinews – Duty manager Kawah Putih, Ari Kurniawan menanggapi adanya penemuan macan tutul di sekitaran objek wisata Kawah Putih. Kata Ari, memang di Kawah Putih ada habitat dari macan tutul tersebut. Ari mengungkapkan bahwa Kawah Putih memiliki tiga kawasan yaitu kawasan parkir bawah, kawasan jalur dan kawasan wisata kawah.

 

“Nah, kami bisa memastikan bahwa habitat (macan tutul) itu hanya ada di kawasan jalur. Makanya pengunjung tidak rekomendasikan untuk bawa motor ke atas (wisata kawah), tentunya juga agar mengurangi resiko kecelakaan. Karena, roda empat lebih aman,” ujar Ari saat wawancara objek wisata Kawah Putih, Minggu (25/10).

 

Ari memastikan pengelolaan objek wisata Kawah Putih dilakukan secara lestari. Karena tidak mengganggu hutan di sekitarnya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan masih adanya hewan predator seperti macan tutul tersebut. 

 

“Kemudian untuk jaminan kenyamanan dan keamanan dari pengunjung, kita bisa pastikan tetap terjaga. Karena makanan (hewan liar) masih banyak. Kita juga akan memasang banner atau spanduk bahwa pengunjung melewati habitat dari macan tutul,” tutur Ari.

 

Sebelumnya ditemukan seekor macan tutul 

dalam kondisi terluka di sekitar Kawasan Wisata Kawah Putih pada Jumat (23/10). Ari mengatakan pihaknya mendapatkan laporan warga terkait penemuan satwa langka tersebut. Menurut Ari, kondisi macan tutul tersebut sudah kesulitan untuk melangkah.

 

“Kita nggak sempat ngapa-ngapain, nggak ada tindakan dari kita. Karena kondisinya sudah terluka. Jalan pun sudah pincang, nggak bisa lari jauh,” ujar Ari saat ditemui di tempat kerjanya, Minggu  (25/10 ).

 

“Lokasi kawasan hutan Perum Perhutani tepatnya di petak 3D RPH Patuha BKPH Ciwidey, masuk ke wilayah WW (Wana Wisata) Kawah Putih,”sambung Ari.

 

Dari keterangan warga, kata Ari, macan tutul tersebut ditemukan dalam kondisi terjerat tali tambang. Ketika tali dilepas, ditemukan luka cukup lebar di bagian badan macan tutul tersebut.

 

“Awalnya kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada macan tutul yang terjerat tali tambang dan terluka,” terang Ari.

 

“Masih ada tambangnya, terlihat ada tambang hijau. Dan pas kita lihat ada luka di badannya. Bisa dibilang cukup lumayan lebar. Si macannya sampai merasakan sakit hingga cape,” Ari menambahkan.

 

Sejumlah warga dan pengelola wisata pun mencoba menolong hewan langka tersebut. Karena memiliki luka cukup parah, macan tutul tersebut dilarikan ke Kebun Binatang Bandung.

 

“Dapat laporan itu kita langsung lapor ke BBKSDA karena mereka yang berwenang dan paham terkait hewan yang dilindungi. Langsung dibawa evakuasi ke depan kantor Kawah Putih, menunggu dokter dari kebun binatang. Dan dokternya bilang untuk dirawat dan dibawa oleh mereka,” pungkas Ari.( Lily Setiadarma )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *