TANTANGAN WANITA KARIR SEKALIGUS IBU RUMAH TANGGA DI MASA PANDEMI COVID-19

oleh -6 views

PASIRJAMBU | KONTROVERSINEWS – Hampir sepuluh bulan, pandemi Covid 19 yang telah melanda Indonesia dan memberikan dampak terhadap semua kalangan masyarakat. Tak terkecuali wanita karir, dimana tak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga tapi juga harus berperan sebagai guru dalam mendampingi anaknya saat belajar daring.

Kondisi tersebut tak menjadi halangan bagi seorang wanita yang menjalani pekerjaan sebagai HC, GA & Finance Manager PT. Geodipa Energi ( persero), Rita Purwita Ilhamisari untuk menjalani multi perannya terus, dan dengan tetap mengimplementasikan bahkan mensosialisasikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Pekerjaannya membuat Rita harus melakukan mobilisasi diluar rumah. Dan sebagai seorang ibu, Rita tak ingin anak-anaknya tertular Covid 19. Oleh karena itu, ada beberapa upaya yang dilakukan Rita, agar tidak menjadi pembawa virus kerumah. Salah satunya adalah setelah pulang dari pekerjaan, maka dirinya akan langsung membersihkan diri kemudian baru bisa bercengkrama dengan anggota keluarga.

“Kalau saya sama suami yang pasti minum vitamin, biasanya minyak ikan vitamin D. Saya juga rutin melakukan rapid tes bersama suami, satu bulan sekali,” ujar Rita saat ditemui di Ruang kerjanya , Selasa (29/12).

Tak hanya dirumah, penerapan protokol kesehatan juga dilakukan saat berada ditempat kerja. Dari mulai datang ke kantor, seperti cek suhu badan, masuk ke bilik disinfektan, dan juga mengkonsumsi vitamin. Selain itu juga mengurangi acara berkumpul dengan teman kerja.

“Makan siang yang biasanya kumpul berenam, sekarang cuma bertiga. Ruangan yang kira-kira penuh kapasitasnya, kita atur. Yang di dalam ada ruang rapat, kita jadikan ruang kerja juga sekarang, untuk menampung ruang kerja yang dulu melebihi kapasitas,” tutur Rita.

“Semua kepergian teman-teman dari luar kota, harus sepengetahuan GM, jadi bisa di monitor. Nanti saat kembali, harus rapid tes dulu. Kalau hasilnya non reaktif baru boleh naik. Sedangkan kalau reaktif nanti ada tahapan berikutnya, apa yang harus dilakukan,” sambungnya.

Meski ada pandemi Covid 19, Rita mengaku tetap bersemangat dalam menjalani aktivitasnya. Dirinya bersyukur dengan lingkungan tempat kerjanya, yang memiliki pemandangan pegunungan dan udara yang sejuk. Hal tersebut, kata Rita, bisa membuat imun tubuh meningkat.

“Ini kan sudah masuk bulan ke sepuluh, kayanya masyarakat juga banyak yang sudah cape. Kalau dari saya pribadi, harus bisa disabarkanlah, ini pasti ada hikmahnya, cuman tidak tahu kapan berakhir dan itu semua bergantung ke kita. Kalau kita menjaga protokol kesehatan, kita disiplin mengikuti anjuran pemerintah, mudah-mudahan pandemi ini bisa segera berakhir,” tutup Rita. (Lily Setiadarma )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *