Setelah Kebakaran, Pasar Minggu Belum Bisa Langsung Diperbaiki

- Pewarta

Kamis, 15 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keadaan Pasar Inpres Pasar Minggu setelah kebakran. (Foto/Antara)

Keadaan Pasar Inpres Pasar Minggu setelah kebakran. (Foto/Antara)

JAKARTA (Kontroversinews.com) – Perumda Pasar Jaya menyebut belum bisa langsung memperbaiki gedung Pasar Inpres Blok C Pasar Minggu yang terbakar. Pasar Jaya menunggu hasil audit bangunan dan investigasi kebakaran kemarin.

“Pedagang yang terkena dampak kebakaran untuk sementara waktu ini akan dipindahkan ke Blok B sambil menunggu hasil investigasi dari pihak terkait dan dilakukan audit kelayakan struktur bangunan,” ucap Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin dalam keterangannya, Kamis (14/4/2021).

Arief mengatakan bangunan Pasar Minggu terdiri atas lima blok dan yang terbakar kemarin hanya di Blok C. Dari pendataan diketahui, sebanyak 391 tempat usaha dari 392 tempat usaha di yang berada di Blok C.

“Gedung ini ada lima lantai, untuk lantai basement dan hingga lantai satu itu ada tempat usaha, sisanya parkiran kendaraan,” ujarnya.

Tempat usaha yang terbakar sebagian besar adalah pedagang sembako, bumbu giling, sayuran, hingga rempah-rempah. Sementara saat ini para pedagang belum bisa masuk ke lokasi dikarenakan masih terpasang garis polisi.

“Setelah ini akan kita carikan solusi untuk para pedagang agar bisa segera berjualan kembali,” katanya.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa proses relokasi sedang berlangsung. Pedagang akan memilih nomor undian untuk lokasi kios dan lapak di tempat relokasi.

“Hari ini, pasar sudah keluarkan surat untuk registrasi ulang. Rencana, Jumat (15/4), pagi kocok nomornya. Untuk lokasi relokasi, tetap di Blok B, besok mulai ditandai. Untuk pedagang ayam masuk ke Blok F, sudah sepakat,” katanya dilansir dari Detikcom.***AS

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru