Sepuluh Desa di Kab Bandung Jadi Prioritas Pencegahan Stunting

- Pewarta

Rabu, 14 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung | Kontroversinews.- Sebanyak 10 desa di Kabupaten Bandung diprioritaskan untuk mendapatkan penyuluhan tentang pencegahan stunting atau pertumbuhan anak yang tidak berkembang. Desa-desa tersebut berada di Kecamatan Cicalengka, Ciparay, Pacet, Kertasari, Pasirjambu, Cikancung dan Paseh.

Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat ( Dikmas), Disdik Kabupaten Bandung, Hj. Sri Laksmi SPd, MPd, mendorong agar seluruh perangkat desa di Kabupaten Bandung bisa meminimalisasi terjadinya stunting. Oleh karena itu, pihaknya bersama Kementerian Pendidikan memberikan sosialisasi tentang stunting.

“Masyarakat masih banyak yang belum tahu tentang stunting,” ujarnya disela-sela acara sosialisasi pendidikan keluarga pada 1000 hari pertama kehidupan di Graha Arjasari, Rabu (14/11).

Ia menuturkan, para peserta yang terlibat dari perangkat desa sebanyak 500 orang lebih sejak Selasa (13/11) hingga Sabtu (17/11) mendatang. Mereka yang hadir maksimal tiga orang diantaranya terdapat perwakilan PKK, pengelola PAUD desa serta perangkat desa lainnya.

Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat ( Dikmas), Disdik Kabupaten Bandung, Hj. Sri Laksmi SPd, MPd,

Menurutnya, ciri-ciri anak yang terkena stunting adalah mereka pada usia 8 hingga 10 menjadi pendiam dan tidak melakukan kontak mata. Kemudian, pertumbuhan melambat termasuk pertumbuhan gigi yang melambat.

Dirinya mengatakan, sosialisasi yang dilakukan kepada perangkat desa agar mereka bisa meminimalisasi terjadinya stunting di daerahnya. Sebab, dampak dari stunting adalah anak tidak memiliki kecerdasan maksimal, rentan terhadap penyakit dan produktivitas menurun.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Dr. H. Juhana MM.Pd, mengungkapkan pihaknya mendorong agar seluruh perangkat desa bisa melakukan pendidikan kepada masyarakat tentang pencegahan stunting.

Termasuk memberitahukan tentang hal apa saja yang harus dilakukan orang tua kepada anak pada 1000 hari pertama kelahiran. “Selain dilakukan oleh pusat, melalui APBD kita juga mendorong pencegahan stunting melalui pendidikan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung untuk menganggarkan dana dalam upaya menekan angka stunting termasuk langkah pencegahannya. “Masyarakat masih ada yang belum paham tentang konsep pendidikan, salah satunya pendidikan keluarga,” katanya.

H. Juhana pun mengapresiasi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menyosialisasikan tentang pencegahan stunting di Kabupaten Bandung melalui aspek pendidikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, H. Sopian Nataprawira mengungkapkan pihaknya mendorong agar anak-anak di Kabupaten Bandung ke depan sehat dan memiliki agama yang kuat.

“Ke depan yang disiapkan pendidikan agama dan kesehatan,” ujarnya. Menurutnya, orang tua harus paham terkait dua hal tersebut. ( Lily Srtiadarma)

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru