Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal

- Pewarta

Selasa, 23 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru | Kontroversinews.- Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Riau terus melakukan upaya meminimalisir aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) melalui pendekatan alternatif disamping dengan penegakan hukum.

“PETI ini bisa kita hilangkan melalui kerjasama seperti menciptakan peluang kerja dan alternatif mata pencaharian lain. Seperti pada yang sudah selesai ditambang itu digunakan untuk tambak ikan,” kata Kepala Dinas ESDM Riau, Indra Lukman Agus di Pekanbaru, Jumat.

Menurutnya saat ini dibanding dua tahun lalu PETI di Riau sudah mengalami penurunan. Hal tersebut juga berkat gesitnya kepolisian melakukan penindakan hukum untuk efek jera seperti di Kabupaten Kuantan Singingi.

Penambangan Emas di Riau lanjutnya biasanya dilakukan oleh perorangan sehingga tidak ada analisis dampak lingkungannya. Oleh karena itulah pihaknya melakukan langkah preventif dan edukatif agar masyarakat tidak terlibat masalah hukum.

Kepolisian selama tahun ini, kata dia sudah menindak 10 kasus yang biasanya ketika teetangkap akan dibakar alat tambangnya. Lokasinya ada di daratan dan pada anak sungai yang lokasinya juga sulit diakses.

“Karena pelakunya sekarang sudah banyak masyarakat setempat, kalau dulu banyak dari Pati, Jawa Tengah dan eks penambang di Sumatera Selatan dan Jambi, makanya perlu juga pendekatan kelembagaan adat,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk pertambangan resmi saat ini di Riau, kata dia hanya dua yang terdaftar. Di Kuansing ada Miracle yang mengelala tiga blok tapi dua dikembalikan ke negara dan satu lagi juga belum beroperasi. Sedangkan satu lagi di Kampar Kiri Kabupaten Kampar, namun izinnya juga akan dicabut karena beroperasi di Bantaran Sungai.

Sebelumnya Komisi Nasional Hak Azasi Manusia bertemu Dinas ESDM Riau untuk menanyakan apakah aktivitas PETI ini juga menimbulkan konflik horizontal. Namun dikatakan Kadis ESDM bahwa di Riau tidak ada permasalahan tersebut dan kini hanya fokus untuk menghilangkan aktivitas tersebut. (antara)

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis, Amankan Pelaku dan Barang Bukti
Satres Narkoba Polres Ciko Berhasil Ungkap Terduga Penyalahgunaan Sabu
Gerak Cepat Polres Brebes: Kasus Pembunuhan Driver Online Terungkap
Sidang Lanjutan Kasus Korupsi DPKPP Kabupaten Cirebon, PPTK Ngaku Ditekan Kadis, Adil : Itu Tidak Benar
Sat Reskim Polres Cirebon Kota Tangkap Cepat Pelaku Kekerasan dan Pengrusakan yang Viral di Medsos
Satresnarkoba Polres Kota Tangkap Pengedar Obat Keras Tanpa Izin Edar
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Gelar Operasi Miras di Sejumlah Titik, Puluhan Botol Disita
Kades dan Kaur Gunungaci Terseret Kasus Korupsi BLT, Akhirnya Masuk Bui!

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:02

Polres Cirebon Kota Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis, Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:36

Satres Narkoba Polres Ciko Berhasil Ungkap Terduga Penyalahgunaan Sabu

Rabu, 26 November 2025 - 20:00

Gerak Cepat Polres Brebes: Kasus Pembunuhan Driver Online Terungkap

Jumat, 21 November 2025 - 15:07

Sidang Lanjutan Kasus Korupsi DPKPP Kabupaten Cirebon, PPTK Ngaku Ditekan Kadis, Adil : Itu Tidak Benar

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:20

Sat Reskim Polres Cirebon Kota Tangkap Cepat Pelaku Kekerasan dan Pengrusakan yang Viral di Medsos

Berita Terbaru