Realisasi Penataan Sukalila: Pemkot Cirebon dan BBWS Mulai Pengerukan Tahap Awal, Targetkan Wajah Baru Rampung Tahun Ini

- Pewarta

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, Kontroversinews |  Komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam menata kawasan Sungai Sukalila memasuki babak baru. Tepat pada Senin (26/1) pagi, alat berat resmi diterjunkan untuk memulai tahap pengerukan sedimen sebagai langkah awal transformasi kawasan jantung kota tersebut menjadi ruang publik yang lebih estetik dan fungsional.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memantau langsung dimulainya pekerjaan yang berlokasi di area Kali Baru. Pengerukan ini merupakan hasil kolaborasi maraton antara Pemerintah Kota Cirebon dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung untuk mengembalikan daya tampung sungai sekaligus menyiapkan fondasi bagi penataan estetika tahap selanjutnya.

“Alhamdulillah, sesuai komitmen kita bersama BBWS, hari Senin ini tahap pengerukan sudah dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Ini adalah langkah konkret yang sudah kita janjikan kepada masyarakat untuk membenahi Sukalila,” ujar Wali Kota di sela-sela peninjauan.

Pengerjaan tahap awal di kawasan Kali Baru ini diprediksi memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan sebelum berlanjut ke titik berikutnya. Seluruh material sedimen hasil pengerukan akan dialokasikan ke dua titik pembuangan yang telah disiapkan, yakni di kawasan Kesenden dan Kebon Baru, guna memastikan proses normalisasi tidak mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Wali Kota menekankan bahwa seluruh rangkaian penataan, baik normalisasi sungai maupun penataan infrastruktur pendukung di darat, ditargetkan selesai dalam tahun anggaran ini.

“Tahun ini pengerukan harus selesai, begitu pula dengan penataannya. Kami bekerja maraton agar masyarakat bisa segera menikmati perubahan wajah Sukalila yang lebih rapi dan nyaman,” tambahnya.

Proyek ini mengedepankan skema kolaborasi anggaran dan teknis antara Pemkot Cirebon dan BBWS. Dukungan penuh dari warga, terutama yang beraktivitas di sepanjang bantaran, menjadi kunci kelancaran proyek yang bertujuan mengurai keruwetan kawasan dan meminimalisir risiko banjir ini.

“Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Cirebon agar pekerjaan ini lancar tanpa kendala. Sinergi semua pihak sangat kami harapkan demi masa depan kota kita yang lebih asri dan tertata,” pungkas Effendi Edo. **

Berita Terkait

Refleksi Satu Tahun Pengabdian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemkot Cirebon Siap Lanjutkan Pembangunan
Pemkot Cirebon Dukung Pembentukan Formula, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus Diresmikan Camat Asep Suryadi
Polemik Pemasangan Tiang dan Kabel Fiber Optik di Desa Bojongmalaka Diduga Tanpa Izin
​Peringati Hari Pers Nasional, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial di Dua Kecamatan
Terima Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Cerdas Akademis dan Terlindungi Sosial
LPKN: Kisruh Tunjangan DPRD Kuningan Diduga Kesalahan Administrasi
Tabir Misteri Kematian Massal Ikan Dewa Kuningan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:43

Refleksi Satu Tahun Pengabdian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemkot Cirebon Siap Lanjutkan Pembangunan

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:13

Pemkot Cirebon Dukung Pembentukan Formula, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:25

Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus Diresmikan Camat Asep Suryadi

Senin, 16 Februari 2026 - 20:30

​Peringati Hari Pers Nasional, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial di Dua Kecamatan

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:25

Terima Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Cerdas Akademis dan Terlindungi Sosial

Berita Terbaru

NUSANTARA

Mantan Ketua PWI Nahkodai AMKI Bali

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:44