PTM Akan Dimulai Juli, Nadiem: Terserah Mau Masuk Seminggu Sekali

- Pewarta

Rabu, 16 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadiem Makarim (Sumber: Kemdikbud.go.id)

Nadiem Makarim (Sumber: Kemdikbud.go.id)

JAKARTA (Kontroversinews.com) – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tetap dimulai pada Juli mendatang.

Namun, dia memastikan aturan itu tidak akan menabrak aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala mikro (PPKM Mikro).

Nadiem mengatakan, sekolah wajib menjalankan opsi PTM khususnya bagi yang guru dan tenaga pendidiknya sudah disuntik vaksin COVID-19.

“Kalau sudah divaksin wajib memberikan opsi (PTM terbatas), terserah mau sekali seminggu, dua kali seminggu, tiga kali seminggu asal mengikuti protokol kesehatan dan check list bisa dilakukan,” ujar Nadiem dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Sedangkan mengenai keresahan banyak pihak mengenai kebijakan PTM di tengah lonjakan kasus COVID-19, Nadiem memastikan, surat keputusan bersama (SKB) telah memasukan aturan PPKM mikro ke dalam aturan pelaksanaan PTM terbatas di bulan Juli mendatang.

Artinya, merujuk aturan PPKM mikro yang berlaku, PTM tidak bisa dilakukan apabila daerah tersebut masuk kategori zona merah risiko COVID-19. Menurutnya PPKM akan menjadi instrumen rem di daerah baik kelurahan maupun desa.

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi