Pisowanan Agung (Halal Bi Halal) Keraton Kanoman Cirebon, Dihadiri Oleh Ribuan Orang

- Pewarta

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA CIREBON, (Kontroversinews), – Halal bi halal merupakan tradisi tahunan yang kerap kali dilaksanakan usai hari raya umat islam idul fitri, tradisi ini dilingkungan Keraton disebut sebagai pisowanan agung. pada Senin 15 April 2024, bertempat di aula pertemuan yang disebut bangsal jinem. tradisi tersebut dilaksanakan oleh keluarga besar Keraton Kanoman Cirebon, dimana warga atau rakyat Cirebon bisa bertemu dan bertatap muka dengan Sultan/Rajanya. dari pihak keluarga keraton, tampak hadir Kanjeng Gusti Sultan Raja Muhammad Emirudin selaku pimpinan tertinggi keraton dengan gelar Sultan ke XII (12) Keraton Kanoman, Pangeran Patih Raja Muhammad Qodiran, Ratu Arimbi, dan yang lainnya. hadir pula para abdi dalem beserta seluruh keluarganya, hadir pula para Elang (gelar kehormatan keturunan sultan-sultan terdahulu). dua diantara adalah, Elang Rahmat dari Cirebon dan Elang Agung dari Bulak-Jatibarang Kab. Indramayu serta Elang-elang lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini.

 

Hadir pula para warga dari 3 wilayah, Indramayu, majalengka, dan Kuningan. juga nampak terlihat ratusan driver ojek online (ojol) dari berbagai perusahaan ojol, hadir pula puluhan wartawan yang dengan antusias mengikuti jalannya acara pisowanan agung tersebut dari awal hingga selesai juga hadir dari paguyuban kerukunan warga tionghoa. acara dimulai dengan pembacaan tawasul/do’a, trus dilanjutkan dengan kalimat pembukaan yang disampaikan oleh Pangeran Raja Patih Muhammad Qodiran yang mewakili kanjeng gusti sultan. disampaikan banyak terimakasih atas kehadiran para tamu undangan, dan pemberitahuan tentang akan adanya acara lanjutan yang bertajuk grebeg syawal yang akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2024 di Gunung Sembung tempat disemayamkannya Raja Sultan Pertama Cirebon yakni Gusti Sinuhun Syekh Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sunan Gunung Jati. “terimakasih kepada semuanya yang hadir, dan bagi yang mau ikut pada acara grebeg syawal ke makam sunan gunung jati. dipersilahkan untuk ikut, yang jam keberangkatannya adalah jam 07 pagi dari keraton hari rabu lusa” ujar Pangeran Patih.

Ditemui usai acara, Elang Agung dari Bulak Jatibarang Indramayu mengatakan kepada media ini. bahwa kegiatan hari ini merupakan wujud dari adat istiadat keraton yang masih dilestarikan, agar tidak dilupakan oleh perkembangan jaman yang semakin modern. “adat istiadat seperti ini harus terus kita jaga, jangan sampai anak cucu kita kedepannya tidak tahu sejarah berdiri dan siapa para pendirinya cirebon ini” ujarnya. ditambahkan oleh Elang Rahmat, “cirebon adalah kota budaya, banyak sejarah yang ada disini. dan satu-satunya wilayah yang mempunyai 4 Kesultanan yang hidup berdampingan secara akur, ada Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Keprabonan yang kesemuanya punya sejarah masing-masing tapi saling terpaut. dari sini kita bisa belajar tentang asal-usul kita sebelum negara kesatuan republik indonesia ini berdiri, bahwa kita adalah rakyat keraton/kerajaan yang masih memegang teguh adat istiadat sebagai bukti kecintaan kita pada Sultan dan masih banyak yang lainnya” pungkasnya. (Kusyadi)

Berita Terkait

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM
Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo
Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa
Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas
Perkuat Kolaborasi, Pemkot Cirebon Dukung MBG untuk Pemenuhan Gizi dan Perputaran Ekonomi
Mad Sutisna Kembali Daftar Sebagai Calon Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Siap Tuntaskan Program Yang Belum Rampung
RSD Gunung Jati Kota Cirebon Dapat Penghargaan Platinum Dari WSO Angels Award Dalam Penanganan Penyakit Stroke
Gatut Susanta Kembali Berkarya Dan Terbitkan Buku Di Yogyakarta, Kali Ini Bertema Pesona Tombak yang Melegenda

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:53

Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:52

Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:28

Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:16

Perkuat Kolaborasi, Pemkot Cirebon Dukung MBG untuk Pemenuhan Gizi dan Perputaran Ekonomi

Berita Terbaru