,

Pengungkapan Bansos yang Berujung Kepada Persekusi Wartawan jpn Harus Diusut Tuntas

oleh -0 views
Cahyo Raharjo. foto/jurnalpolisi.id

Kuningan (Kontroversinews.com) – Buntut dari pemberitaan sebelumnya,menjelang maghrib dalam perjalanan menuju pulang ke Cirebon secara tiba ”Cahyo Raharjo mendapat telephon dari Nomor yang tidak dikenal,akan tetapi tidak sempat ke angkat telephone tersebut.

Sehingga ada yang mengirim pesan melalu Whatsap ke Hpnya Cahyo Raharjo dengan mengenalkan namanya itu Mama Golangsing,karena anggapan Cahyo itu dikira Ustad Maman,maka Cahyopun menjawab Wa tersebut “Salam kenal pak Ustad”

kemudian Mama Golangsing telephon kembali,marah-marah dan langsung mengluarkan kalimat” ngapain kamu datang ke MDTA pak Ui Solahudin sampai minta uang 12,000,000,00 (Dua Belas Juta Rupiah)sambil ngancam dan menunjukan beceng.

“uang yang mana,soal uang saya tidak tahu kalau begitu nanti kita atur waktu dan ketemu didarat saja untuk konfirmasi lagi, Jawab Cahyo. Akhirnya sepakat dan telephone pun ditutup untuk mengatur waktu buat kertemuan lebih lanjut.

Pada hari Jum’at tanggal 12 Februari tahun 2021 sekitar jam 15:00 Wib Mama Golangsing kembali mengirim pesan melalui Whatshap ke Hpnya Cahyo Raharjo, guna untuk mengatur tempat pertemuan.

Dijawablah Wa tersebut sekitar jam 19:00 Wib oleh Cahyo dengan kalimat”oke kalau gitu besok saja ketemuan hari sabtu pas di jam makan siang”dijawab lagi sama Mama Golangsing”oke setuju tinggal tentukansajatempatdan jamnya.

Sesuai dengan janji,Pada hari sabtu sekitar jam 11:30 Wib Cahyo diantar oleh kedua orang temanya yang bernama Hendra dan Kartam menggunakan mobil sambil berjalan menentukan tempat pertemuan di rumah makan H.Abah Amai di sekitar waduk darma kuningan.

Kurang lebih sudah menunggu satu jam,akan tetapi Mama Golangsing belum juga datang, akhirnya Cahyopun pergi dan meninggalkan rumah makan tersebut

Dalam perjalanan menuju pulang tiba-tiba Mama golangsing telephon dan mangatakan ”pak Cahyo tolong jangan pulang dulu sebab disitu sudah ada teman dan adik saya yang mau ketemu dulu.
Akhirnya ketemulah dirumah makan Yaspim yang tepatnya di Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan-Provinsi Jawa Barat.

Lalu Cahyo pun kembali turun dari mobil dan nyamperin ke teman dan konon katanya adiknya Mama Golangsing serta didalam rumah makan tersebut sudah ada dua orang,setelah sudah ngobrol dengan orang-orang yang ada didalam warung tersebut kurang lebih satu jam setengah,datanglah segrombolan dua mobil yang di Komandoi Oleh Mama Golangsing yang mengaku sebagai saudaranya Ui Solahudin dan langsung mengelilingi Cahyo.

Tanpa basa-basi Mama Golangsing langsung mengintimidasi, teriak dan bersorak-sorak dan mengatakan”udah karungin saja dan bawa ke ciamis,biar tau rasa” katanya.

Dalam kondisi pesikis Cahyo yang sangat tertekan berat,Mama golangsing menggunakan Hpnya langsung merekam dan memvideo dan berucap “ini loh orang wartawan gadungan yang nipu ajengan, jadi kepada seluruh Kyai dan Ajengan kalau ada orang ini tolong di hajar saja (dalam bahasa sunda).;

Dalam kondisi yang sedang kacau balau dan tertekan berat Cahyo pun sempat keluar sebentar yang tujuanya untuk meminta perlindungan kepada Hendra dan Kartam, akan tetapi Hendra dan Kartam sudah pergi dan meninggalkan Cahyo sendirian.

Lalu Mama Golangsing pun kembali menarik dan mencengkram mulut Cahyo, sehingga mengakibatkan luka di pipi sebelah kanan dan teman-temanya Mama Golangsing itu sambil bersorak dan berteriak-teriak “hayo hajar saja”.

Ketika Cahyo meminta ijin untuk kencing ke kamar mandi sebentar,gak lama lagi pintu kamar mandi langsung di gedor-gedor oleh teman-temanya Mama Golangsing sambil teriak-teriak”hayo cepetan kamu keluar”.

Setelah Cahyo keluar dan sudah ditunggu oleh tiga orang,yang satu megang tangan kanan,yang satu megang tangan kiri,dan yang satunya bernama Edin Kholidin sempat merampas Hp milik Cahyo sambil diiringi pemukulan ke kepala Cahyo.

Kemudian Cahyo digelandang ramai-ramai dan di naikin ke mobil Avanza warna putih, duduk ditengah sambil di apit Mama Golangsing beserta teman-temanya,perjalanan menuju polres kuningan didalam mobil tersebut Mama Golangsing menyikut Leher Cahyo.

Setelah tiba di polres Kuningan sekitar pukul 18:30 dan di terima oleh Lukman selaku kanit intelkam Cahyo pun kepada pihak Polres Kuningan agar minta di Visum dulu.

Kemudian Cahyo pun di Visum diklinik El Shifa yang tepatnya di depan Polres kuningan, guna untuk melaporkan Mama Golangsing Cs terkait penganiyayaan,namun pihak polres kuningan pada malam itu belum bisa menerima laporan Cahyo,dikarenakan Cahyo sudah di tunggu oleh pihak Polres Ciamis guna untuk diproses hukum terkait dugaan pemerasan yang di laporkan oleh pihak pelapor atas nama Ui Solehudin,selesai di Visum sekitar jam 22:30.

Cahyo pun langsung di antarkan oleh pihak Polres kuningan menuju Polres Ciamis dan akhirnya di terima oleh petugas Polres Ciamis yang pada malam itu sedang piket.
Selanjutnya ketika Cahyo sudah di introgasi dan di wawancarai oleh pihak Polres Ciamis dari mulai hari minggu,senin,dan kemudian hari selasa.

Cahyo langsung di pulangkan,dan setelah Cahyo pulang dari Polres Ciamis Cahyo pun langsung menuju ke Polres Kuningan,Guna untuk melaporkan perbuatan Mama Golangsing Cs terkait penganiyayaan.***AS
Rilis : team JPN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *