Pekerjaan Banyak, TP PKK Desa Mekarsari Pasirjambu Usulkan Insentif

- Pewarta

Rabu, 6 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kecamatan Pasirjambu Hj. Rita  Rahmat didampingi TP-PKK tingkat Desa Mekarsari Yuana Novianti( masker putih), saat memberikan sambutan pada acara Monitoring  dan Evaluasi ( monev), 10 Program Pokok PKK di Desa Mekarsari  Kecamatan Pasirjambu, Rabu (6/10). Fhoto ||Lee.

Ketua TP PKK Kecamatan Pasirjambu Hj. Rita Rahmat didampingi TP-PKK tingkat Desa Mekarsari Yuana Novianti( masker putih), saat memberikan sambutan pada acara Monitoring dan Evaluasi ( monev), 10 Program Pokok PKK di Desa Mekarsari Kecamatan Pasirjambu, Rabu (6/10). Fhoto ||Lee.

PASIRJAMBU (Kontroversinews.com) – Pekerjaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) itu banyak, tapi tidak punya gaji karena mereka pekerja sosial. Selama ini baru ada pemberian kebijakan dari kepala desa, nilainya tak seberapa dan tidak tentu.

Hal ini diutarakan TP PKK tingkat desa Mekarsari Yuana Novianti . “Saya ingin ada insentif yang rutin dari Pak Bupati, berapa saja, yang penting ada, ” katanya di sela-sela monitoring evaluasi (Monev) TP PKK Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung untuk 10 TP PKK se Kecamatan Pasirjambu di Desa Mekarsari, Rabu (6/10/2021).

Monev itu sendiri, kata Yuana merupakan evaluasi kerja PKK selama setahun, dalam program kerja tertib administrasi.

“Biasanya ibu-ibu kan suka lupa, nah sekarang dari kecamatan memeriksa administarinya, sudah betul, udah rapih atau masih ada yang salah-salah. Kalau masih ada yang salah nanti dibenerin oleh kecamatan, ” kata Yuana.

Di TP PKK Mekarsari sendiri menurut Yuana, dalam administrasi sudah tertib, karena setiap habis posyandu langsung dicatat di buku sip atau buku tujuh. Di sana, kata Yuana semua data ibu hamil, balita, dan ibu melahirkan tercatat.

Selain kegiatan posyandu, lanjut Yuana ada juga kegiatan pengajian, bersih-bersih tiap hari Sabtu. “Namanya Sabergam: Sabeungkeutan Gambung Bersih, ” imbuhnya.

Letaknya geografis Desa Mekarsari perbukitan. Ada 13 posyandu. 1 posyandu per- RW. Karena perbukitan itu, tak semua ibu-ibu PKK bisa menggunakan sepeda motor untuk menuju ke posyandu. Makanya kerap kali ditempuh dengan jalan kaki.

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru