Operasi Ketupat Tahun Ini Fokus Menyekat Pemudik

- Pewarta

Sabtu, 25 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimda saat menghadiri teleconference pelaksanaan Operasi Ketupat Covid-19 di Polresta Bandung, Kamis (23/4).

Forkopimda saat menghadiri teleconference pelaksanaan Operasi Ketupat Covid-19 di Polresta Bandung, Kamis (23/4).

SOREANG | Kontroversinews – Bupati Bandung, Dadang M Naser mengungkapkan bahwa pihaknya bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan menggelar Operasi Ketupat Covid-19 selama 38 hari. Hal itu dilakukan selain untuk menjaga kondusifitas daerah juga bagian dari menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terkait menekan penyebaran coronavirus (SARS-CoV-2) di Kabupaten Bandung.

Diakui Dadang Nasser, sampai  saat ini, masyarakat belum memahami betul bagaimana virus corona ini menyebar. Sebagai langkah preventif, seluruh kegiatan peribadatan di Kabupaten Bandung selama Ramadhan ini akan  diawasi.

“Untuk sementara waktu, kami mengimbau masyarakat untuk melaksanakan shalat tarawih, buka puasa dan sahur di rumah saja,” ungkap Dadang saat menghadiri teleconference pelaksanaan Operasi Ketupat Covid-19 di Polresta Bandung, Kamis (23/4).

Bupati Dadang M Nasser bersama Kapolrestabes Kota Bandung Kombes Pol, Hendra Kurniawan pada kegiatan Konferensi Pers tentang rencana Kabupaten Bandung akan menggelar Operasi Ketupat.

Dadang menambahkan bahwa kali ini pihaknya akan lebih fokus pada momen arus mudik. Pasalnya, kegiatan tersebut dapat menjadi salah – satu potensi penyebaran virus corona di Kabupaten Bandung.

Menurut informasi yang pihaknya dapatkan, sudah ada beberapa pemudik yang tiba di Kabupaten Bandung. Pemudik tersebut langsung dinyatakan sebagai ODP (Orang Dalam Pemantauan), sehingga harus segera dilakukan pemeriksaan atau melakukan karanti mandiri.

“Selain untuk mengetahui kondisi pemudik, hal ini juga bertujuan agar pemudik tidak menjadi pembawa virus bagi orang lain,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Seperti dengan cara menggunakan masker, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan menjaga jarak saat berinteraksi.

Masyarakat, kata Dadang, adalah garda terdepan dalam memutus mata rantai virus ini. Masyarakat jelas tahu mana warga yang tinggal di daerahnya dan mana warga yang baru mudik. Bahkan ada beberapa kepala desa sudah melaporkan adanya pemudik yang masuk.

“Menyikapi informasi ini, kami akan segera mencari tambahan rapid test kit, yang nantinya akan dibagikan ke puskesmas – puskesmas,” ujar Dadang.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol, Hendra Kurniawan, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Covid-19 akan dilaksanakan pada 24 April – 31 Mei mendatang. Untuk menyukseskan operasi tersebut, pihaknya akan mendirikan pos – pos di daerah perbatasan Kabupaten Bandung.

“Operasi ketupat tahun ini fokus untuk menyekat pemudik, bukan untuk melancarkan arus mudik, sehingga akan terjadi penurunan personel. Namun, kami akan lakukan penghitungan ulang jumlah personel untuk menyukseskan kegiatan ini,” Kata Kapolrestabes. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru