Nalladia Anak Bupati Rohil Diperiksa Kejati Riau Terkait Dana Hibah GMRB

oleh -482 Dilihat

PEKANBARU, (Kontroversinews).– Nalladia Ayu Rokan, Ketua Gerakan Milenial Rohil Bangkit (GMRB), Kamis (7/9/2023), diperiksa tim Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Anak tertua Afrizal Sintong, Bupati Rokan Hilir (Rohil) itu, diperiksa terkait dugaan penyelewengan dana CSR Bank Riau Kepri tahun 2022 sebesar Rp500 juta dan dana hibah GMRB tahun 2022 sebesar Rp400 juta.

Pantauan di lapangan, Nalladia Ayu Rokan terlihat tiba di gedung Kejati Riau pukul 10.00 WIB menggunakan Fortuner VRZ nopol BM 1414 PR, dan selesai diperiksa pukul 15.30 WIB di Lantai 2 Bidang Intelijen Kejati Riau.

“Nalla diperiksa untuk dimintai keterangan atas kasus dugaan penyelewengan dana CSR Bank Riau Kepri tahun 2022 sebesar Rp500 juta yang diduga dijadikan modal usaha pribadi,” sebut sumber yang enggan namanya diposting riausatu.com.

Selain itu, ungkap sumber, Nalla juga dimintai keterangan atas dugaan penyelewengan dana hibah GMRB sebesar Rp400 juta yang dianggarkan di APBD Rohil Tahun 2022.

“Dana hibah GMRB ini diduga digunakan untuk kegiatan biaya politik Nalla sebagai caleg anggota DPRD Riau Dapil Rohil dari Partai Golkar, di mana SPJ dana hibah ini diduga dimanipulasi,” beber sumber lagi.

Sayang, ketika dikonfirmasi riausatu.com, Kamis (7/9/2023) sore, melalui pesan WhatsApp, Bupati Rohil Afrizal Sintong, belum menjawab pertanyaan yang dikirim, sampai berita ini diposting.

Afrizal Sintong diklarifikasi terkait posisinya sebagai Bupati Rohil dengan dugaan penyalahgunaan jabatan dalam penyaluran dana hibah APBD Rohil tahun 2022 dan dana CSR Bank Riau Kepri tahun 2022, untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, membenarkan Korps Adhyaksa Riau tengah mengusut dugaan penyelewengan dana hibah GMRB yang diketuai Nalladia Ayu Rokan.

“Pada hari ini, Kamis tanggal 7 (September 2023) dilakukan klarifikasi kepada pengurus GMRB penerima hibah Rp200 juta yang bersumber dari APBD (Rohil) TA 2022,” ujarnya kepada media siber ini, Kamis (7/9/2023) jelang tengah malam.

Menurutnya, hibah yang diterima berdasarkan proposal yang diajukan GMRB pada tahun 2021. “Saat diklarifikasi, (pengurus) organisasi tersebut menerangkan dan memperlihatkan penggunaan dana tersebut,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *